Ramadan 2021

Bagaimana Hukum Menelan Dahak saat Puasa, Batal atau Tidak? Ini Penjelasan Buya Yahya

Bagaimana hukum menelan dahak saat berpuasa, apakah dapat membatalkan puasa?

Editor: Muji Lestari
Freepik
Ilustrasi batuk 

Tapi bagaimana jika dahak tersebut susah dikeluarkan?

Buya Yahya
Buya Yahya (Tangkapan Layar YouTube/Al-Bahjah TV)

Dalam beberapa kasus terjadi, bahwa ada dahak yang sulit untuk dikeluarkan dan terasa mengganjal di tenggorokan.

"Kalau susah dikeluarkan artinya belum keluar," kata Buya Yahya.

"Wong dikeluarkan aja susah, berarti kan belum keluar," lanjutnya.

Buya Yahya mengatakan, dalam kasus ini dahak yang ditelan maka tidak membatalkan puasa.

"Selagi susah dikeluarkan, maka belum keluar. Tidak usah ragu, anda telan saja (dahak),"

Baca juga: Catat 5 Amalan untuk Meraih Keistimewaan 10 Hari Pertama Bulan Ramadan, di Antaranya Perbanyak Zikir

"Tidak batal puasa anda," ujar Buya Yahya.

"Selagi susah dikeluarkan, berarti tidak keluar. Maka anda enggak usah pikirkan (khawatir batal)," imbuhnya.

Namun bagaimana jika ada orang yang memang menderita sakit dan terus-terusan mengeluarkan dahak?

"Mungkin ada orang yang diuji, dirinya seperti pabrik dahak,"

"Dahaknya enggak berakhir-akhir, dan memang keluar banyak sekali sampai kecapean dia," kata Buya.

Dalam hal ini, Buya Yahya memberikan alternatif lain yakni pada Mazhab Imam Malik.

"Maka dalam hal ini, kalau memang kasusnya karena sakit dan dahaknya berlebihan, maka ada mazhab Imam Malik," ujar Buya.

Ia mengatakan, mazhab ini spesial untuk orang-orang yang memiliki kasus tertentu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved