Pembelajaran Tatap Muka

Disdik DKI: 10.979 Sekolah di Jakarta Sudah Terapkan PTM 100 Persen

Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta memastikan, hari ini lebih dari 10 ribu sekolah sudah menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen.

Tribunnews/Jeprima
Siswa mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SDN Cipinang Melayu 05, Jakarta Timur - Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta memastikan, hari ini lebih dari 10 ribu sekolah sudah menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta memastikan, hari ini lebih dari 10 ribu sekolah sudah menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen.

"Dari mulai PAUD, TK, SD, SMP, SMA/SMK, baik negeri dan swasta sudah melaksanakan PTM 100 persen," ucap Kasubag Humas Disdik DKI Taga Radja saat dikonfirmasi, Senin (4/4/2022).

"Kalau dengan Madrasah atau sekolah yang dibina Kemenag itu ada 10.979 sekolah, di atas 10 ribu angkanya," sambungnya.

Guna meminimalisir penularan Covid-19, kegiatan belajar mengajar dibatasi maksimal 6 jam pelajaran setiap harinya.

"Jadi mata pelajaran yang dipilih itu yang esensial saja yang memang perlu tatap muka dan perlu dijelaskan langsung oleh guru," ujarnya.

Baca juga: Jakarta Sudah Terapkan PTM 100 Persen: Sekolah Ditutup 14 Hari Jika 5 Persen Siswa Terpapar Covid-19

Selama PTM 100 persen, Disdik DKI bakal berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan melakukan pengawasan terkait penularan Covid-19 dengan cara active case finding (ACF).

"Dika terjadi penularan, maka langsung ditutup selama 14 hari efektif belajar," kata Taga Radja.

Kepala Sekolah SMAN 21 Jakarta, Taga Radja Gah, saat mendukung langsung anak muridnya di babak semifinal Honda DBL DKI Jakart East Region 2018 di GOR Pulo Gadung, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (31/10/2018)
 Taga Radja Gah saat berada di GOR Pulo Gadung, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (31/10/2018) (TribunJakarta/Wahyu Septiana)

Namun, bila tidak ada penularan, tapi ada temuan kasus Covid-19, maka sekolah hanya akan ditutup selama lima hari.

"Jika tidak ada penularan hanya kasus saja, satu orang saja, maka ditutup pada kelas tersebut 5 hari efektif belajar," tuturnya.

PTM 100 Persen Selama Bulan Ramadan?

Selama bulan suci ramadan 2022, pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas 100 persen tetap akan diterapkan di DKI Jakarta.

Baca juga: 5 Temuan KPAI Selama Pengawasan PTM di Jakarta, Ini Rekomendasi Bagi Pemprov DKI

Kasubag Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja mengatakan, pelaksanaan PTM 100 persen justru lebih aman dilakukan saat bulan ramadan.

Pasalnya, para siswa tidak makan sehingga mereka tidak harus melepas masker yang bisa meningkatkan potensi penularan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved