Polisi Temukan Stok Minyak Goreng di Pasar Walang Baru Minim

Jumlah tersebut dinyatakan masih kurang dari kebutuhan harian minyak goreng di pasar tersebut.

Istimewa
Unit Krimsus Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara melakukan pemantauan harga minyak goreng di Pasar Walang Baru, Koja, Jakarta Utara, Senin (4/4/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Unit Krimsus Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara melakukan pemantauan di pasar-pasar tradisional selama bulan Ramadan 2022, di antaranya Pasar Walang Baru, Koja.

Pada hari kedua Ramadan, petugas menemukan minimnya ketersedian atau stok minyak goreng kurang atau minim di pasar tersebut.

"Pada hari ini kami melakukan pemantauan di Pasar Walang Baru sekitar pukul 11.30 WIB dan mendapati beberapa temuan hasil wawancara dengan para pedagang," ujar Kasubnit Krimsus Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara Iptu M. Rizky Novrianto, Senin (4/4/2022).

Dari pemantauan, ketersediaan minyak goreng di Pasar Walang Baru hanya 150 kilogram alias sangat minim.

Jumlah tersebut dinyatakan masih kurang dari kebutuhan harian minyak goreng di pasar tersebut.

"Kebutuhan harian minyak goreng 200 kilogram, artinya stok (di Pasar Walang Baru) kurang," kata Rizky.

Baca juga: Terungkap Wacana DKI Bangun Pabrik Minyak Goreng di Tengah Keluhan Warga, Ternyata Untuk 2024

Baca juga: Awal Puasa, Harga Daging Sapi dan Ayam di Pasar Kramat Jati Melonjak

Selain ketersediaan, polisi juga memantau harga minyak goreng terbaru yang dijual para pedagang di pasar itu.

Hari ini, harga rata-rata minyak goreng yakni Rp 19.000 per kilogramnya.

"Dari hasil survei per kilogramnya rata-rata Rp 19.000. Harga Tertinggi Rp 20.000 dan terendah Rp 18.000 per kilogramnya," ucap Rizky.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved