Ramadan 2022

Simak Aturan Lengkap Berbuka Puasa di Dalam MRT Jakarta: Tidak Boleh Makan Nasi

Selama Bulan Ramadan, MRT Jakarta menerapkan kebijakan untuk memperbolehkan para penggunanya membatalkan puasa.

Instagram @aniesbaswedan
Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, menggelar pertemuan dan rapat dengan Menteri Perdagangan Internasional Inggris, Anne-Marrie Trevelyan, di Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (23/2/2022).  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Selama Bulan Ramadan, MRT Jakarta menerapkan kebijakan untuk memperbolehkan para penggunanya membatalkan puasa saat berada di dalam Ratangga, serta area berbayar yang ada di stasiun.

Hanya saja ada syarat dan ketentuan yang harus ditaati oleh para pengguna MRT Jakarta.

Aturan dibuat sedemikian rupa, dari mulai waktu makan dan minum hingga batasan interaksi.

Hal itu demi tetap mengantisipasi penularan Covid-19.

Berikut hal yang harus diperhatikan:

  • Hanya ketika waktu berbuka puasa tiba
  • Waktu maksimum 10 menit sejak azan magrib
  • Masker dapat dibuka sementara waktu saat berbuka, dan digunakan kembali setelah selesai makan dan minum
  • Tidak diperkenankan untuk bicara saat membuka masker
  • Tetap menerapkan protokol kesehatan yang ada untuk keamanan dan kenyamanan bersama
  • Tetap menjaga kebersihan di area stasiun dan kereta
  • Menyimpan dan tidak membuang sampah sampai menemukan tempat sampah terdekat
Aktivitas Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta saat akan berhenti di stasiun Blok M, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2020).  Dinas Perhubungan DKI Jakarta lakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk dan Jalan Pintu Besar Selatan, mulai dari depan LTC Glodok sampai dengan simpang Kota Tua.
Aktivitas Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta saat akan berhenti di stasiun Blok M, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2020). Dinas Perhubungan DKI Jakarta lakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk dan Jalan Pintu Besar Selatan, mulai dari depan LTC Glodok sampai dengan simpang Kota Tua. (Tribunnews/JEPRIMA)

Selain tata cara, makanan dan minuman yang boleh dikonsumsi di dalam MRT pun dibatasi.

Penumpang MRT hanya boleh minum air mineral dan makan kurma.

Sedangkan  makanan berat seperti nasi padang, nasi bungkus, atau makanan siap saji lainnya tidak diperkenankan.

Adapun peraturan membatalkan puasa di MRT Jakarta, diantaranya:

Yang diperbolehkan:

  • Air mineral
  • Buah Kurma

Yang tidak diperbolehkan:

  • Teh, kopi, sirup, soda atau minuman selain air mineral
  • Makanan kecil atau sejenisnya
  • Nasi serta lauk pauk
  • Makanan siap saji atau sejenisnya
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved