Formula E

Formula E Disebut Sebagai Proyek Gagal, Pengamat Ungkap Alasannya!

Pasalnya, persiapan balap mobil listrik bertaraf internasional ini dianggap tidak matang dan waktunya sangat mepet.

Tayang:
Dok. Pribadi Ahmad Sahroni
Progres Sirkuit Formula E Jakarta yang mencapai 80 persen, Senin (21/3/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah menilai, Formula E sebagai proyek gagal.

Pasalnya, persiapan balap mobil listrik bertaraf internasional ini dianggap tidak matang dan waktunya sangat mepet.

Ia pun menduga anggaran yang digelontorkan Pemprov DKI nantinya akan lebih besar dibandingkan keuntungan yang diperoleh.

Sebagai informasi, saat ini Pemprov DKI sudah menggelontorkan dana Rp 560 miliar untuk membayar commitment fee dan Rp60 miliar lainnya untuk pembuatan sirkuit.

"Cost and benefit ini harus dilihat. Saya lihat lebih banyak cost daripada benefit yang didapat, seperti proyek merugi," ucapnya saat dihubungi, Rabu (6/4/2022).

Baca juga: Tiket Formula E Dijual Mei Ini, Panitia: Kapasitas Penonton Minimal 50 Ribu

Pengamat dari Universitas Trisakti ini pun mempermasalahkan lokasi sirkuit yang berada di kawasan Ancol, Jakarta Utara.

Menurutnya, animo masyarakat bisa turun karena faktor jarak dan jangkauan transportasi yang sulit ke lokasi balapan.

Progres Sirkuit Formula E Jakarta yang mencapai 80 persen, Senin (21/3/2022).
Progres Sirkuit Formula E Jakarta yang mencapai 80 persen, Senin (21/3/2022). (Dok. Pribadi Ahmad Sahroni)

"Ancol itu jauh, belum lagi masuk ke dalamnya. Seharusnya event internasional itu kan didukung animo dari masyarakat lokal," ujarnya.

Ia pun tak yakin ajang balap mobil listrik ini diminati oleh masyarakat luas.

Trubus membandingkan dengan gelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika yang banyak dipromosikan namun penontonnya belum bisa maksimal.

"Mandalika saja banyak yang kosong, padahal MotoGP lebih menarik. Apalagi ini, bukan mau menjelekkan ya, tapi Formula E tidak menarik," tuturnya.

Sebagai informasi, DKI Jakarta bakal menjadi tuan rumah penyelenggaraan Formula E pada 4 Juni 2022 mendatang.

50.000 Penonton

Ketua Panitia Organizing Committee (OC) dari Formula E Ahmad Sahroni menyatakan kapasitas tribune penonton di sirkuit Formula E yang tengah dibangun di Ancol Jakarta Utara mampu menampung minimal 50.000 orang.

Crazy Rich Tanjung Priok ini menyatakan tiket penonton Formula E akan berjumlah minimal 50 ribu tiket, dengan beberapa kelas.

"Dalam kesempatan ini, saya ingin menyampaikan tentang hal yang selama ini ditunggu-tunggu, yakni terkait penjualan tiket. Jadi sudah disepakati, bahwa tiket Formula E akan berjumlah minimal 50ribu," ujar Sahroni, Senin (4/4/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Sahroni turut membeberkan harga tiket Formula E Jakarta 2022. Tiket yang bakal di jual pada Mei 2022 ini dibuka dengan harga Rp 350 ribu hingga jutaan rupiah.

"Dengan rentang harga 350.000 sampai jutaan rupiah. Lalu penjualan akan mulai dilakukan pada bulan Mei mendatang,” sambungnya.

Baca juga: Kabar TERBARU, Tiket Formula E Dijual Mulai Mei dengan Harga Paling Murah Rp 350.000

Disuguhkan acara lain

Tak hanya balapan, pihak panitia Formula E juga menyiapkan tiga panggung untuk konser musik.

Progres Sirkuit Formula E Jakarta yang mencapai 80 persen, Senin (21/3/2022).
Progres Sirkuit Formula E Jakarta yang mencapai 80 persen, Senin (21/3/2022). (Dok. Pribadi Ahmad Sahroni)

“Acaranya nanti juga akan sangat meriah, di mana kita mengadakan konser musik yang diisi oleh musisi dan grup musik ternama," ujarnya.

"Kita akan memiliki tiga panggung yang akan menampilkan hiburan dari pagi hingga malam," lanjutnya.

Guna menggerakan perekonomian warga, Sahroni menyebut, pihaknya bakal turut menggandeng pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Tak hanya diberikan kesempatan membuka lapak sekitar lokasi balap Formula E, para pelaku UMKM juga akan diberikan training tentang layanan yang baik.

Baca juga: Ramadan 2022, Pemprov DKI Jakarta Gelar Jazz Festival hingga Salat Id di Stadion JIS

"Dalam ajang ini nantinya, kami akan melibatkan UMKM, di mana mereka tidak hanya diberi kesempatan untuk berbisnis atau berjualan, namun juga kesempatan untuk belajar," kata dia.

"Para UMKM ini akan ditraining agar memiliki standar layanan kelas internasional," sambungnya.

Rp 350 Ribau Paling Murah

Sementara, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria buka suara soal harga tiket Formula E yang dijual mulai Rp350.000.

Ariza bilang, harga tersebut ditetapkan berdasarkan hasil kajian matang yang sudah dilakukan pihak panita Formula E.

"Tiket yang dijual itu mulai dari Rp350.000 sampai nanti harga jutaan. Jadi nanti ada kelasnya," ucapnya di Balai Kota, Selasa (5/4/2022).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (16/3/2022)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (16/3/2022) (Tribunjakarta.com/Nur Indah Farrah Audina)

Orang nomor dua di DKI Jakarta ini menyebut, nantinya ada beberapa kategori tiket yang akan dijual, mulai dari tribun, festival, sampai VIP.

Harga tiket pun beragam mulai dari ratusan ribu sampai jutaan sesuai dengan kategori yang dipilih.

"Informasinya ada 50 ribu tiket untuk penontonnya. Ada 10 ribu itu di tribun, sisanya di festival dan VIP," ujarnya.

Menurut rencana, tiket tersebut bakal dijual mulai Mei 2022 mendatang.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved