Dijebloskan ke Lapas Tangerang, Eks Menteri Edhy Prabowo Jalani Masa Pengenalan Lingkungan

Edhy Prabowo dijebloskan ke Lapas Kelas I Tangerang, Kota Tangerang, Selasa (5/4/2022). Ia menjalani Mapenaling selama 2 minggu.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Eks Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo mengenakan rompi oranye usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (25/11/2020). Edhy Prabowo dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Kota Tangerang, Selasa (5/4/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Edhy Prabowo dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Kota Tangerang, Selasa (5/4/2022).

Sebagaimana diketahui, Edhy Prabowo merupakan terpidana kasus suap pengurusan izin budi daya lobster dan ekspor benih benur lobster (BBL).

Kepala Lapas Kelas I Tangerang Asep Sunandar membenarkan bahwa eks Menteri Kelautan dan Perikanan itu dijebloskan ke lapasnya.

"Iya mas betul, kemarin lusa (Edhy Prabowo) dikirim dari KPK," ujar Asep melalui pesan singkat, Kamis (7/4/2022).

Menurutnya, Edhy saat ini diletakkan di blok masa pengenalan lingkungan alias Mapenaling.

Baca juga: MAKI Bandingkan Vonis 5 Tahun Edhy Prabowo dengan Sejumlah Terdakwa Korupsi: Harusnya Lebih Tinggi

"Iya, Edhy masuk Mapenaling dua minggu," sambung Asep.

Bila masa Mapelaning telah selesai, Edhy nantinya akan dipindah ke Blok G Lapas Kelas I Tangerang.

Sebagai informasi, narapidana yang baru dijebloskan di lapas akan diletakkan di blok Mapenaling terlebih dahulu.

Baru narapidana itu akan ditentukan akan tinggal diblok mana untuk menjalani masa hukumannya.

Baca juga: Pakai Baju Hitam, Iis Rosita Dewi Bersama Tiga Anaknya Kunjungi Edhy Prabowo di Rutan KPK

Mapenaling merupakan masa perkenalan tentang lingkungan lapas kepada tahanan.

Eksekusi Edhy dilakukan berdasarkan putusan Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat Nomor : 26/Pid.Sus-TPK/2021/PN. Jkt. Pst tanggal 15 Juli 2021 Jo Putusan Pengadilan Tipikor pada PT DKI Jakarta Nomor : 30/Pid.Sus-TPK/2021/PT. DKI tanggal 1 November 2021 Jo Putusan MA Nomor : 942K/Pid.Sus/2022 tanggal 7 Maret 2022.

Edhy juga dibebankan denda sebesar Rp 400 juta atau diganti dengan pidana kurungan selama enam bulan.

Selain itu, eks Menteri KP itu juga diwajibkan untuk membayar uang pengganti sejumlah Rp 9,6 miliar dan 77.000 dollar Amerika Serikat

Namun, apabila Edhy tidak membayar dalam waktu satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap, harta bendanya disita oleh Jaksa dan dilelang untuk membayar uang pengganti tersebut.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved