Pilu Nasib Relawan Nakes Dinkes Kota Bekasi Tak Ada Kejelasan: Honornya Belum Dibayar 2 Bulan

Nasib relawan tenaga kesehatan (nakes) Dinas Kesehatan Kota Bekasi terombang-ambing tanpa kejelasan. Honor mereka selama dua bulan belum cair.

Istimewa
Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi membuka layanan sentra vaksinasi Covid-19 di Stadion Patriot Candrabhaga, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Bekasi. Nasib relawan tenaga kesehatan (nakes) Dinas Kesehatan Kota Bekasi terombang-ambing tanpa kejelasan. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELTAN - Nasib relawan tenaga kesehatan (nakes) Dinas Kesehatan Kota Bekasi terombang-ambing tanpa kejelasan.

Honor mereka bahkan belum cair selama dua bulan.

Hal ini disampaikan seorang relawan nakes yang enggan disebutkan namanya, Kamis (7/4/2022).

Dia mengatakan, Dinkes Kota Bekasi sampai saat ini belum memberikan kejelasan.

Terdapat sekitar 48 relawan nakes yang ditugaskan di Rumah Sakit Darurat (RSD) Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi.

Mereka sudah direktur sejak Januari 2021 lalu, kontrak kerja mereka diperbarui per tiga bulan sekali tegantung situasi Covid-19.

Baca juga: Ribuan Penumpang Internasional Bisa Mendarat di Bandara Soetta, Loket PCR dan Nakes Diperbanyak

"Saya sama teman-teman itu cuma dibilangin nanti dikasih apresiasi diangkat jadi pegawai BLUD (Badan Layanan Umum Daerah), cuma dijanjikan dari dulu, dan sampai sekarang belum ada hasilnya," kata relawan nakes.

Sejak pertama bergabung sebagai relawan, nasib nakes memang akrab dengan pengurangan. Hal ini untuk menyesuaikan kebutuhan nakes sesuai situasi kasus Covid-19.

Tes Swab massal sejumlah pegawai tempat hiburan di Stadion Patriot Bekasi, Jumat (4/12/2020).
Tes Swab massal sejumlah pegawai tempat hiburan di Stadion Patriot Bekasi, Jumat (4/12/2020). (TribunJakarta/Yusuf Bachtiar)

Jika kasus Covid-19 sedang melandai, tidak sedikit relawan nakes statusnya dirumahkan dan dipanggil kembali ketika situasi meningkat.

"April 2021 itu pas puasa (tahun lalu), kita di-cut (dirumahkan) karena covid sudah berkurang, di-cut tanpa ada omongan dari Dinkes tiba-tiba di cut, kita dirumahkan sebulan," jelasnya.

Setelah itu, varian delta menyebabkan situasi pandemi Covid-19 meningkat. Per Juni 2021, relawan nakes kembali dipekerjakan untuk membantu penanganan pandemi.

"Dari pihak Dinkesnya yang merekrut, berjalan waktu beban covid sudah berkurang, kami dialihkan ke vaksinator," ucapnya.

Baca juga: Nakes Rumah Sakit Swasta di Tangerang Turun Tangan ke Tingkat RT/RW Laksanakan Vaksinasi

Sejak direkrut kembali pada Juni, kontrak kerja puluhan nakes berakhir Desember 2021 lalu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved