Pembelajaran Tatap Muka

Surat Siswa Wajib Pakaian Muslim di SDN 02 Cikini Disebut Salah Ketik, Disdik: Jangan Mikir Kejauhan

Disdik DKI Jakarta mengakui adanya surat edaran di SDN 02 Cikini, Jakpus terkait kewajiban seluruh siswa mengenakan pakaian muslim selama Ramadan.

TRIBUNJAKARTA.COM/WAHYU SEPTIANA
Kasubag Humas Disdik DKI Jakarta, Taga Radja Gah - Disdik DKI Jakarta mengakui adanya surat edaran di SDN 02 Cikini, Jakpus terkait kewajiban seluruh siswa mengenakan pakaian muslim selama Ramadan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta mengakui adanya surat edaran di SDN 02 Cikini, Jakarta Pusat terkait kewajiban seluruh siswa mengenakan pakaian muslim selama bulan suci Ramadan.

Kasubag Humas Disdik DKI Jakarta Taga Radja mengatakan, pihak sekolah sudah mengakui kesalahannya.

"Sudah diklarifikasi, kemarin kepala sekolah sudah dipanggil dan mengakui kesalahannya," ucapnya saat dikonfirmasi, Kamis (7/4/2022.

Dari keterangan sang kepala sekolah, Taga menyebut, ada kesalahan ketik yang dilakukan pihak sekolah dalam proses pembuatan surat tersebut.

"Awalnya mau menulis 'selama ramadan yang beragama muslim berpakaian baju muslimah'," ujarnya.

Baca juga: GEGER Surat Edaran Siswa Wajib Pakai Baju Muslim di SDN 02 Cikini

Surat salah ketik itu pun kemudian langsung disebar dan pihak sekolah mendapat banyak protes para orang tua murid.

Melihat banyaknya masukan dari para orang tua murid, poin soal kewajiban para siswa mengenakan pakaian muslim selama bulan ramadan akhirnya dihapus.

Beredar surat edaran di SDN 02 Cikini, Jakarta Pusat yang mewajibkan seluruh muridnya mengenakan pakaian muslim saat bulan suci Ramadan.
Beredar surat edaran di SDN 02 Cikini, Jakarta Pusat yang mewajibkan seluruh muridnya mengenakan pakaian muslim saat bulan suci Ramadan. (Twitter @imadya)

"Memang surat itu dibuat ada perbaikannya, surat itu benar dibuat dan sudah sempat disebar. Kemudian banyak masukan dan akhirnya diklarifikasi," kata dia.

Taga memastikan, tidak ada niat buruk dari pihak sekolah dan kepala sekolah juga sudah menunjukkan itikad baik dengan merevisi surat edaran tersebut.

"Menurut saya ada upaya itikad baik, perbaikan klarifikasi gitu. Enggak ada niat apa-apa, jangan terlalu jauh berpikirnya," tuturnya

"Itu enggak ada niat apa-apa, iming-iming enggak ada, memang murni ketidaktahuan sekolahnya," sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, beredar surat edaran di SDN 02 Cikini, Jakarta Pusat yang mewajibkan seluruh muridnya mengenakan pakaian muslim saat bulan suci Ramadan.

Surat edaran bernomor 072/1.851.422/IV/2022 itu diterbitkan pada 6 April 2022 dan ditujukan untuk seluruh orang tua murid kelas I sampai dengan IV.

Baca juga: Disdik DKI: 10.979 Sekolah di Jakarta Sudah Terapkan PTM 100 Persen

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved