Cerita Kriminal

Maling yang Garong Barang di Ruko Tewas Ditembak Polisi, Keluarga Geram Sampai Berbuat Ini ke Korban

Pelaku Entik terlibat kasus pembobol Rumah Ruko (Ruko) milik korban nya bernama Suwardi di Jalan Pembangunan, Kecamatan Sunggal, pada Senin 17/1/2022

Net
Ilustrasi 

TRIBUNJAKARTA.COM, MEDAN - Pelaku kejahatan bernama Muhammad Rahsid alias Entik (30) tewas ditembak polisi.

Ia ditembak polisi lantaran berusaha merampas senjata api milik polisi saat ditangkap, pada Rabu (6/4/2022) kemarin.

Pelaku Entik terlibat kasus pembobol Rumah Ruko (Ruko) milik korban nya bernama Suwardi di Jalan Pembangunan, Kecamatan Sunggal, pada Senin (17/1/2022) lalu.

Pelaku tidak sendirian, ia melakukan kejahatan tersebut bersama dengan rekannya Muhammad Danke yang terlebih dahulu telah ditangkap.

Setelah rekannya tertangkap, pada Jumat (5/2/2022) lalu, Entik sempat melarikan beberapa bulan dan akhirnya ditangkap polisi.

Baca juga: Ditinggal Tarawih, Pasutri di Depok Kaget Rumahnya Berantakan Dibobol Maling, Barang Berharga Raib

Namun, keluarga pelaku yang tidak terima si Entik ditembak mati oleh polisi mendatangi Ruko korban dan membuat keributan.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Muhammad Firdaus saat dikonfirmasi membenarkan adanya keributan itu.

Namun, langsung diterbitkan oleh personel Polsek Sunggal.

Baca juga: Sungguh Apes Nasib Warga Ini: Beli Motor Nyaris Rp 100 Juta, Tapi Dijual Maling Cuma Segini

"Iya (ada ribut). Tapi sudah ditertibkan oleh Polsek Sunggal," kata Firdaus kepada tribun-medan, Kamis (7/4/2022).

Sementara itu, Kapolsek Sunggal, Kompol Candra Yudha Pranata menjelaskan bahwa memang benar tadi ada orang mendatangi ruko yang dibobol oleh kawanan pencuri.

"Iya tadi ada orang ke ruko itu. Kanit Reskrim sudah ke sana coba cek aja ke kantor," bebernya.

Tangkapan layar aksi pencurian di ruko kawasan Sunggal yang pelakunya ditembak mati polisi.
Tangkapan layar aksi pencurian di ruko kawasan Sunggal yang pelakunya ditembak mati polisi. (Istimewa)

Lalu, Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Suyanto Usman Nasution saat dikonfirmasi enggan menjelaskan kronologis kejadian keributan itu.

"Aku lagi kerja di TKP, bentar ya saya kerja dulu," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul PELAKU yang Gasak Barang Toko di Sunggal Ditembak Mati, Keluarga Bikin Keributan di Toko Korban,

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved