Formula E

Tegas Ketua DPRD DKI Ngotot Interpelasi Gubernur Anies: 'Kalau Enggak Bener, Emang Dia Siapa'

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi ngotot bakal menggulirkan lagi penggunaan hak interpelasi terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Nur Indah Farrah Audina/TribunJakarta.com
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi saat membahas interpelasi Formula E di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (13/4/2022) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi ngotot bakal menggulirkan lagi penggunaan hak interpelasi terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menggelar Formula E.

Pras, panggilan karibnya, pun tak mempermasalahkan pengaspalan sirkuit Formula E yang dikabarkan telah rampung sejak Minggu (10/4/2022) lalu.

"Interpelasi itu beda dengan pengaspalan, jangan disamakan. Ini nyawa yang beda.Kalau berjalan silakan aja berjalan," kata Pras di Gedung DPRD DKI, Rabu (13/4/2022).

Interpelasi yang ngotot digulirkan bukan untuk menjegal Formula E, namun untuk mengetahui aliran dana Rp560 miliar yang berasal dari APBD DKI.

Sebab, lanjut Pras, transparasi dana ini harus jelas dan terbuka kepada masyarakat.

Baca juga: Mantap Gulirkan Lagi Interpelasi Formula E, Ketua DPRD DKI: Saya Akan Agendakan Di Bamus

"Saya iyakan perencanaan kegiatan, saya ketok pada 2019, tapi setelah itu kan cari anggaran, anggaran belum jalan tiba-tiba dia nyelonong Dispora itu melalui perintah Gubernur pinjam Rp 180 miliar itu. Itu masalahnya,"

"Saya tidak pernah, selama Anies Baswedan jadi Gubernur, saya tidak pernah menghambat APBD, tapi kalau enggak bener, emang dia siapa, dia kan sama, dia dipilih rakyat, saya juga dipilih rakyat. Ini ada masalah ini harus dibereskan. Saya ditanya KPK dua kali saya menjelaskan sejelas jelasnya angka itu. Jadi beda aspal, beda interpelasi, beda lagi saya dipanggil," ucap Pras.

Baca juga: Mantap Gulirkan Lagi Interpelasi Formula E, Ketua DPRD DKI: Saya Akan Agendakan Di Bamus

Mantap Gulirkan Interpelasi

Pras mengatakan bakal mengagendakan interpelasi di Badan Musyawarah (Bamus) agar Rapat Paripurna interpelasi Formula E bisa segera dilaksanakan.

Sebab, selama ini pihaknya hanya melakukan skor atau penundaan terhadap interpelasi Formula E.

"Nah di sini saya kan skors, pada saat itu saya skors dan saya akan agendakan di bamus lagi untuk dilanjutkan. Saya akan cabut skors itu. Di sini 33 orang," kata Pras.

Menurutnya interpelasi yang digulirkan bukan untuk menjegal Formula E, namun untuk mengetahui aliran dana Rp560 miliar yang berasal dari APBD DKI.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi saat membahas interpelasi Formula E di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (13/4/2022)
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi saat membahas interpelasi Formula E di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (13/4/2022) (Nur Indah Farrah Audina/TribunJakarta.com)

Politisi PDIP ini berharap pandangan dari 7 fraksi yang menolak interpelasi dapat berubah pikiran.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved