Ade Armando Dikeroyok
2 Pengeroyok Ade Armando Buron, Rocky Gerung Minta Segera Menyerahkan Diri: Buka Saja 'Saya Dendam'
Rocky Gerung berharap ketiga pelaku yang hingga kini masih buron untuk segara menyerahkan diri. Wah kenapa ya?
Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Yogi Jakarta
TRIBUNJAKARTA.COM - Polisi mengidentifikasi sementara ada 5 pelaku pengeroyokan akademisi Universitas Indonesia (UI), Ade Armando.
Penelusuran TribunJakarta, 3 diantaranya sudah dibekuk dan 2 lainnya masih diburu.
Rocky Gerung lalu berharap ketiga pelaku yang hingga kini masih buron untuk segera menyerahkan diri.
TONTON JUGA
Hal tersebut disampaikan Rocky Gerung saat berbincang dengan wartawan di YouTube Rocky Gerung Official.
"Si pemukul itu datang saja menyerahkan diri mengatakan bahwa' iya saya memang melakukan itu'," kata Rocky Gerung.
Rocky Gerung kemudian menyarankan pelaku untuk mengungkapkan motif mereka menganiaya Ade Armando segala gamblang.
"Buka saja, 'saya dendam saya kesal segala macam'," ucap Rocky Gerung.
Walau para pelaku pasti tetap akan diproses secara hukum, Rocky Gerung menilai mereka bisa menjadi justice collaborator.
Justice collaborator merupakan pelaku tindak pidana yang bersedia bekerja sama dengan penegak hukum untuk membongkar kasus tindak pidana tertentu yang terorganisir dan menimbulkan ancaman serius.
Baca juga: Kondisi Terkini Ade Armando di RS, Belum Cerita Seputar Pengeroyokan Meski Bisa Ngobrol dan Tertawa
"Kita akhirnya bisa berdamai, saya yakin si pemukul tetap kena hukuman, tapi dia bisa jadi justice collaborator," ujar Rocky Gerung.
Rocky Gerung kemudian menilai apabila pelaku mengungkapkan motifnya menganiaya Ade Armando, maka semua bisa tahu bahwa sejumlah orang memendam dendam mendalam kepada akademisi itu.
Rocky Gerung menilai dendam tersebut mungkin muncul karena sejumlah orang merasa sakit hati dengan ucapan Ade Armando di media sosial.
"Mengatakan 'kami dendam , kami memang marah dengan Ade Armando'," kata Rocky Gerung.
"Supaya orang tahu, dan kelompok Ade Armando tahu bahwa ada dendam,"
"Itu pasti bukan mahasiswa yang lakukan,"
"Ade Armando adalah korban dendam," imbuhnya.
Motif 3 Pelaku
Beragam motif tersangka melakukan penganiayaan kepada pegiat media sosial, Ade Armando di depan Gedung DPR RI, Senin (11/4/2022).
Ada yang kesal hingga balas dendam.
Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Zulpan saat melakukan konferensi pers, Rabu (13/4/2022).
Dikatakan Zulpan, tersangka atas nama Komarudin melakukan pemukulan itu karena terprovokasi situasi massa yang menghajar pegiat media sosial itu di lokasi demo.
"Komarudin melakukan pemukulan karena terprovokasi dengan situasi di TKP. Dia lantas ikutan untuk menghajar korban saat demo di DPR," kata Zulpan kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (13/4/2022).
Sementara tersangka atas nama Muhammad Bagja mengaku mengeroyok karena kesal akan aktivitas Ade Armando di media sosial.
Baca juga: Sudah Tiga Pengeroyok Ade Armando Ditangkap, Polisi Minta 3 Tersangka Lainnya Segera Serahkan Diri
"Adapun Muhammad Bagja sampaikan dalam pemeriksaan kesal dengan apa yang selama ini disuarakan (status) korban dalam media sosial," imbuh Zulpan.
Sejauh ini polisi telah menangkap 3 tersangka pengeroyokan Ade Armado.
Ketiga tersangka itu masing-masing ditangkap di Jakarta Selatan, Bogor Jawa Barat dan Serpong Banten.
Sementara tiga tersangka lainnya masih diburu yakni Ade Saputra, Abdul Latip, dan Abdul Manan.
Selain menangkap para pelaku pengeroyokan, polisi juga menangkap Arif Pardiani.
Arif ini adalah orang yang merekam video selfie sambil berkata bahwa Ade Armando telah meninggal dunia.
Dalam video singkat, Arif Pardiani juga menyatakan Ade Armando telah meninggal dunia dan polisi menembaki massa akibat hal itu.
"Ade Armando dah mati, dikeroyok sama massa. Sekarang kita ditembakin sama polisi," ujar Arif dalam video itu.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ini Motif Para Pelaku Keroyok Ade Armando: Dari Dendam Komentar di Medsos hingga Terprovokasi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/rocky-gerung-berharap-ketiga-pelaku-pengeroyokan-ade-armando-untuk-segera-menyera.jpg)