Kepalang Benci Kasatpol PP ke Petugas Dishub, Berniat Habisi 2 Tahun Lalu Baru Sekarang Terealisasi

Kepala Satpol PP Makassar M Iqbal Asnan tampaknya sudah kepalang benci kepada pegawai Dinas Perhubungan Najamuddin Sewang.

Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Yogi Jakarta
Dok. Tribun Timur
Kasatpol PP Kota Makassar, Muhammad Iqbal Asnan yang menjadi dalang kematian anggota Dishub mantan anak buahnya gegara perkara cinta segitita. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kepala Satpol PP Makassar M Iqbal Asnan tampaknya sudah kepalang benci kepada pegawai Dinas Perhubungan Najamuddin Sewang.

Rupanya, niat menghabisi Najamuddin sudah ada sejak dua tahun yang lalu atau pada tahun 2020.

Kala itu pun Iqbal telah melakukan satu cara untuk menghilangkan nyawa Najamuddin.

Lantas, apa yang menyebabkan Iqbal benci hingga Najamuddin harus membayar dengan nyawanya?

Baca juga: Oknum Polisi Bantu Kasatpol PP Habisi Petugas Dishub, Jumlah Tanda Terima Kasihnya Fantastis

Diketahui, Najamuddin tewas lantaran ditembak di Jalan Danau Tanjung Bunga, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Makassar, Minggu (3/4/2022).

Mulanya, kematian Najamuddin disebutkan lantaran kecelakaan tunggal.

Namun, semuanya terungkap setelah keluarga melihat ada lubang di jasad Najamuddin.

Kolase foto Kasatpol PP Kota Makassar, Muhammad Iqbal Asnan dengan RCH, pejabat di Dishub Makassar yang diduga telah menjalin hubungan gelap dengannya hingga berujung pada kematian petugas Dishub, Najamuddin Sewang.
Kolase foto Kasatpol PP Kota Makassar, Muhammad Iqbal Asnan dengan RCH, pejabat di Dishub Makassar yang diduga telah menjalin hubungan gelap dengannya hingga berujung pada kematian petugas Dishub, Najamuddin Sewang. (Kolase Tribun Jakarta/Tribun Timur/Instagram RCH)

Iqbal menjadi otak di balik pembunuhan keji untuk menghilangkan nyawa Najamuddin.

Bukan sekali, Iqbal rupanya sudah melakukan percobaan pembunuhan kepada Najamuddin pada tahun 2020 lalu.

"Setelah dikonstruksi, perkara ini ternyata sudah direncanakan sejak 2020. Jadi rencana pembunuhan ini direncanakan sejak 2020," kata Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Budhi Haryanto dikutip dari TribunTimur.com saat merilis kasus itu di kantornya, Senin (18/4/2022) siang.

Langkah awal yang dilakukan M Iqbal Asnan, dengan menyuruh orang untuk melempar sesuatu di depan rumah Najamuddin.

Namun, benda yang diperoleh dari dukun tak mempan untuk membuat Najamuddin meninggal dunia.

"Otak pelaku ini (M Iqbal Asnan) menyuruh orang melempar sesuatu dari dukun di depan rumah korban, namun tidak mempan," ungkapnya.

Upaya yang gagal itu, pun membuat Iqbal kian dendam dan bertemu dengan oknum polisi berinisial SL.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved