Syarat Terbang Dipermudah, Akhir April Diprediksi Jadi Puncak Arus Mudik di Bandara Soekarno-Hatta 

PT Angkasa Pura II memprediksi puncak arus mudik di Bandara Soekarno-Hatta akan terjadi pada 28-30 April 2022. 

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Septiana
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Penumpang saat tiba di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta - PT Angkasa Pura II memprediksi puncak arus mudik di Bandara Soekarno-Hatta akan terjadi pada 28-30 April 2022.  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda 

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - PT Angkasa Pura II memprediksi puncak arus mudik di Bandara Soekarno-Hatta akan terjadi pada 28-30 April 2022. 

Kendati demikian, hingga hari ini pergerakan penumpang di bandar udara terbesar di Indonesia tersebut masih normal.

Senior Manager of Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, M Holik Muardi mengatakan, sampai hari ini rata-rata pergerakan penumpang diangka 80 ribu perhari. 

"Kami memprediksi adanya lonjakan penumpang itu pada 28-30 April 2022. Kalau sekarang penumpang domestik dan internasional masih dirata-rata 80 ribuan per hari," jelas Holik saat dihubungi, Selasa (19/4/2022). 

Kata dia, pelonggaran aturan penerbangan membuat Bandara Soekarno-Hatta akan ramai penumpang arus mudik.

Baca juga: Awal Tahun 2022, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Meningkat 88 Persen

Bahkan, PT Angkasa Pura II meramalkan jumlah penumpang di bandara tersebut akan berkali-kali lipat pada tanggal 28-30 April 2022. 

"Prediksinya lonjakan bisa sampai 120-140 ribu penumpang di antara tiga hari itu pokoknya," kata Holik.

Senior Manager Branch Communication & Legal Bandara Soekarno-Hatta M Holik Muardi di Gedung 601, Kamis (21/10/2021).
Senior Manager Branch Communication & Legal Bandara Soekarno-Hatta M Holik Muardi di Gedung 601, Kamis (21/10/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

Kini, syarat penerbangan menunjukan hasil PCR sudah tidak diterapkan lagi jika sudah melakukan vaksinasi booster. 

Namun, lanjutnya, jika baru dua kali vaksin harus menunjukkan PCR atau antigen minimal 2x24jam. 

"Dan kalau belum vaksin sama sekali atau baru satu kali harus ada surat keterangan apakah dia ada kendala medis atau tidak. Kalau sudah booster tidak wajib menunjukan hasil negatif baik itu PCR atau antigen," papar Holik. 

Menghadapi arus mudik lebaran, Holik menuturkan, pihaknya telah mempersiapkan berbagai fasilitas untuk mendukung kelancaran hingga kenyaman bagi para penumpang

Sebab pihaknya telah kembali mengoperasikan Terminal 1 guna mengurangi kepadatan di Terminal 2.

Baca juga: Prediksi Puncak Arus Mudik di Bandara Soekarno-Hatta, Skytrain Bakal Diaktifkan Kembali

"Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, Terminal 1 telah dioperasikan dan sekarang beberapa airline sudah kembali operasi di sana. Artinya ini untuk memberikan kenyamanan dan mengurangi kepadatan di Terminal 2," terang Holik.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved