Petaka Pamit Beli Jamu, Jerit Tangis Wanita Gendong Anak Lihat Suami Tumbang di Tangan Geng Motor

Jerit tangis wanita saat menggendong anak memecah keheningan malam di Jalan M ilyas, Medan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu (20/4/2022).

Kompas via gridmotor.motorplus
Ilustrasi geng motor membawa senjata tajam. Jerit tangis wanita saat menggendong anak memecah keheningan malam di Jalan M ilyas, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu (20/4/2022). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Jerit tangis wanita saat menggendong anak memecah keheningan malam di Jalan M ilyas, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu (20/4/2022).

Wanita tersebut menangis histeris melihat sang suami, Retno (26) tumbang di tangan geng motor.

Saat itu, Retno bersama istrinya yang sedang mengandung dan anaknya pergi untuk membeli jamu.

Menurut Eni (43) yang merupakan mertua korban menjelaskan, malam itu korban bersama dengan dua anak dan istrinya meninggalkan rumah berpamitan untuk minum jamu.

Eni terkejut menerima kabar duka menantunya meninggal dunia di Rumah Sakit Delima.

Baca juga: Terkuak Kondisi Balita yang Ayahnya Dibunuh Geng Motor, Terdiam di Pemakaman dengan Wajah Penuh Luka

"Jam setengah satu dapat kabar dari anak saya, dia nelpon ngasih kabar Retno sudah meninggal dibegal kami langsung terkejut," kata Erni kepada Tribun-medan, Kamis (21/4/2022).

Eni mengungkapkan pihak keluarga langsung menuju rumah sakit setelah mendapatkan kabar tersebut.


Setibanya disana korban telah terbaring tidak bernyawa.

Suasana rumah korban di Jalan Kail, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Kamis (21/4/2022).
Suasana rumah korban di Jalan Kail, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Kamis (21/4/2022). (TRIBUN-MEDAN/ALFIANSYAH)

"Langsung ke rumah sakit, sampai di sana korban sudah ditutup. Mereka baru mau pulang beli jamu," sebutnya.

Eni menceritakan, malam itu saat korban menuju pulang ke rumah tiba-tiba dikejar oleh para kawanan geng motor ini.

Para pelaku ini sempat menendang sepeda motor korban yang sedang melaju, hingga tersungkur ke aspal.

Baca juga: Hati Istri Hancur, Suami Tewas Dianiaya Anggota Geng Motor Padahal Sedang Menanti Anak Ketiga

Setelah terkapar, para pelaku ini langsung secara membabi-buta membacok korban menggunakan senjata tajam.

Korban sempat berlari, sampai tersungkur ke dalam parit dalam keadaan bersimbah darah.

"Mereka pulang beli jamu. Korban dikejar sama geng motor itu sampai ke dalam gang, ditendang motornya sampai jatuh. Menjerit anaknya, tapi mereka nggak peduli dibacok ya korban," tuturnya.

Tiga tersangka komplotan geng motor yang bunuh seorang pria di Medan Labuhan.
Tiga tersangka komplotan geng motor yang bunuh seorang pria di Medan Labuhan. (HO)
Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved