Cerita Kriminal

Siswa SD Dipaksa Ngaku Curi Jam Tangan Mahal Gurunya, Terkuak Reaksi Sekolah Pas Diminta Bukti CCTV

Seorang siswa di sebuah SD swasta di Jalan Pertempuran, Pulo Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat, berinisial MF dipaksa untuk mengaku mencuri jam tanga

Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Yogi Jakarta
YouTube TribunMedan
Paman murid SD yang dituduh mencuri jam tangan mahal oleh gurunya, di temui dirumahnya, pada Kamis (22/4/2022). 

Merasa tidak percaya dengan tuduhan oleh para gurunya ini, Tarida meminta melihat rekaman CCTV yang kebetulan ada di sekolah itu.

Namun, pihak sekolah mengatakan bahwa CCTV nya tidak aktif dan tidak bisa dilihat.

"Padahal belum ada bukti, saya minta dibuka CCTV alasan gurunya nggak aktif. Padahal kalau ada CCTV itu sudah akurat, mereka beralasan belum aktif CCTV nya rusak," tuturnya.

Setelah kejadian itu, beberapa hari kemudian Kepala Sekolah memanggil pihak keluarga untuk membahas persoalan tersebut.

"Saya dipanggil ke sekolah, saya bilang MF tidak ada mengambil jam tangan itu. Tapi gurunya terus meneror dan memaksa MF mengaku," bebernya.

"Alasan gurunya, jam itu kenang-kenangan dari anaknya dibeli di luar negeri. Informasinya jam itu harganya Rp 20 juta," sambungnya.

Baca juga: Video Detik-detik Polisi Tangkap Geng Motor yang Bunuh Pria di Medan, Warga Emosi: Tembak Saja Pak

Lebih lanjut, ia mengatakan pihak sekolah dan juga guru tersebut juga sempat menawarkan agar persoalan itu diselesaikan secara kekeluargaan. Namun, ia menolak.

Rencananya, pihak keluarga akan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

"Secara kekeluargaan saja, maksudnya apa. Biar kami bayar, ganti rugi berdamai. Kalau sudah begini rencananya mau melapor polisi. MF juga rencananya mau kami pindahkan dari sekolah itu, dia sudah tidak mau sekolah lagi," ucapnya.

"Harapan kita kedepannya, selaku pendidik nggak boleh gitu. Janganlah berprasangka buruk nuduh tanpa bukti. Mereka datang kemari berbondong-bondong kan kami malu," tambahnya.

Kini, MF pun tertekan dan menjadi bahan ejekan teman-temannya di sekolah.

Baca juga: Dibegal Saat Motoran dengan Suami, Istri Sampai Nyebur ke Sungai Saking Takut Dilukai Senpi

Ia ketakutan dan ogah untuk kembali menempuh pendidikan di sekolah itu.

Terkait kejadian tersebut, tribun-medan sempat mendatangi sekolah untuk meminta penjelasan.

Namun, Sekuriti sekolah, bernama Retno tidak mengizinkan untuk bertemu dengan pihak sekolah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved