Lebaran 2022

Jelang Lebaran 2022, Penumpang di Terminal Lebak Bulus Meningkat hingga 700 Orang

Jumlah penumpang di Terminal Lebak Bulus, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan mulai meningkat jelang Lebaran 2022.

TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Suasana di Terminal Lebak Bulus, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (18/4/2022). Jumlah penumpang di Terminal Lebak Bulus, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan mulai meningkat jelang Lebaran 2022. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN LAMA - Jumlah penumpang di Terminal Lebak Bulus, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan mulai meningkat jelang Lebaran 2022.

Kepala Terminal Lebak Bulus, Hernanto, mengatakan peningkatan penumpang itu mulai terjadi sejak Sabtu (24/4/2022) lalu.

"Hari Sabtu dan Minggu itu terjadi peningkatan jumlah penumpang dan menyentuh angka 500 hingga 700," kata Hernanto saat dikonfirmasi, Senin (25/4/2022).

Menurut Hernanto, peningkatan jumlah penumpang akan terus terjadi hingga H-2 Lebaran yang diperkirakan bisa mencapai hampir 1.000 orang.

"Itu ke depan kita akan pantau terus sampai dengan H-2 itu biasanya terjadi peningkatan lagi," ujar dia.

Baca juga: Berlaku Mulai Hari Ini, Cek Jadwal dan Lokasi Uji Coba Ganjil Genap Mudik Lebaran 2022

Pengelola Terminal Lebak Bulus memberikan sedikit kelonggaran bagi calon pemudik yang belum menerima vaksin Covid-19 dosis ketiga atau booster.

Warga yang baru menerima vaksin Covid-19 dosis kedua tetap diperbolehkan untuk mudik, tapi harus menunjukkan bukti swab antigen dengan hasil negatif.

Kepala Terminak Lebak Bulus, Hernanto, saat diwawancarai terkait persiapan mudik Lebaran 2022 di Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Senin (18/4/2022).
Kepala Terminak Lebak Bulus, Hernanto, saat diwawancarai terkait persiapan mudik Lebaran 2022 di Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Senin (18/4/2022). (TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim)

Hernanto mengatakan pihaknya tetap mengedepankan kesehatan masyarakat.

"Apabila belum melaksanakan booster, dibuktikan melalui antigen. Jadi istilahnya meski ada pelonggaran, tapi tetap mengutamakan kesehatan dari warga," kata Hernanto.

Menurut Hernanto, calon pemudik yang belum menerima booster dan tidak dapat menunjukkan hasil swab antigen dilarang untuk menaiki bus.

Baca juga: Viral Video Kemacetan Parah Bernarasi Arus Mudik Lebaran 2022, Jasa Marga Ungkap Fakta Sebenarnya

"Ya kita harapkan mereka yang baru sampai vaksin kedua melengkapi dengan antigen. Kita tidak ingin menghambat untuk mudik. Jadi tetap kita mengimbau untuk segera antigen agar lebih aman," ujar dia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan adanya sejumlah pelonggaran saat bulan Ramadhan dan Lebaran 2022.

Termasuk, mengizinkan masyarakat untuk melakukan mudik Lebaran.

Namun, pemudik diharuskan untuk melakukan vaksinasi lengkap dan booster, serta menerapkan protokol kesehatan yang berlaku.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved