Setahun Benyamin-Pilar, Gema Kosgoro Demo: Sebut Tangsel Marak Open BO Karena Minim Lapangan Kerja

Tepat hari ini, Selasa (26/4/2022), Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan satu tahun menjabat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan.

Jaisy Rahman Tohir /TribunJakarta
Gerakan Mahasiswa (Gema) Kosgoro menggelar demonstrasi di Kantor Pemkot Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, hari ini. 

TRIBNJAKARTA.COM - Tepat hari ini, Selasa (26/4/2022), Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan satu tahun menjabat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Selama satu tahun menjabat, Benyamin-Pilar pun terikat dengan janji-janjinya selama berkampanye pada Pilkada 2020 lalu.

Mengavaluasi kepemimpinana Benyamin- Pilar, Gerakan Mahasiswa (Gema) Kosgoro menggelar demonstrasi di Kantor Pemkot Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, hari ini.

Mengenakan almamater kebanggannya berwarna kuning dengan logo beringin di dada, sekira belasan mahasiswa dari Gema Kosgoro itu berorasi menyampaikan kritikannya.

"Satu tahun masa kepemimpinan Bapak Benyamin dan Bapak Pilar Saga Ichsan, maka dari itu, kami di sini membawa pers rilis, sekaligus pernyataan sikap yang memang isinya itu poin-poin bahan-bahan evaluasi," kata Agus Syarifudin, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Gema Kosgoro Tangsel di lokasi.

Baca juga: Setahun Pilar Saga Ichsan Jabat Tangsel 2, Akui Banyak PR Sampai Tak Berani Mikir Periode Kedua

Agus menyoroti minimnya lapangan pekerjaan bagi para pemuda Tangsel khususnya kaum wanita.

Karena tidak ada pekerjaan alias menganggur itu, membuat maraknya kasus prostitusi online.

Tidak sedikit erempuan Tangsel yang terjerumus untuk menjajakan dirinya via aplikasi online yang karib dengan istilah open bo (booking online).

"Kami melihat banyak dan marak sekali para pengangguran yang ada di Tangerang Selatan, ini dibuktikan validasinya adalah banyaknya khususnya perempuan yang ada di Kota Tangerang Selatan, harus menjual tubuh. Karena memang mereka bingung atau tidak memiliki pekerjaan, tidak ada lapangan pekerjaan," kata Agus usai orasi.

"Mohon maaf memang banyak ya yang menjual tubuh karena memang sulitnya mendapatkan lapangan pekerjaan, seperti open bo dan sebagainya," tegasnya.

Gerakan Mahasiswa (Gema) Kosgoro menggelar demonstrasi di Kantor Pemkot Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, hari ini.
Gerakan Mahasiswa (Gema) Kosgoro menggelar demonstrasi di Kantor Pemkot Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, hari ini. (Jaisy Rahman Tohir /TribunJakarta)

Selain itu, Gema Kosgoro juga menyuarakan soal permasalahan di sektor pendidikan dan revitalisasi Pasar Ciputat yang terkait denga pembangunan.

Peredaran minuman keras ilegal yang masih meluas di Tangsel juga menjadi sorotan Gema Kosgoro.

"Ada salah satu sekolah, SMPN 23 dan SMPN 24 di mana sampai saat ini pembangunannya belum jelas," pungkas mahasiswa Universitas Pamulang itu.

 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved