Breaking News:

Nekatnya Pemuda di Kaltim Rekam Aksi Bejatnya ke Gadis di Bawah Umur, Ngakunya Langsung Dihapus

Seorang pemuda di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan perbuatan ke seorang gadis di bawah umur.

Editor: Siti Nawiroh

TRIBUNJAKARTA.COM - Seorang pemuda di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan perbuatan ke seorang gadis di bawah umur.

Tak sampai situ, pemuda berinisial Y (22) tersebut merekam aksinya.

Diakui Y, ia merekamnya hanya untuk iseng dan langsung dihapus.

Namun, ternyata video syur itu tidak sepenuhnya terhapus dari ponsel korban.

Seorang pemuda YS (22) ditangkap Unit Reskrim Polsek Loa Kulu, Kutai Kartanegara karena kasus pencabulan terhadap PT (16) di Desa Loh Sumber, Loa Kulu, Kukar pada Rabu, (13/4/2022) lalu.

Baca juga: Minum Air Kedamaian Berlebihan, Pria Ini Perkosa Nenek-nenek di Dapur: Sebelumnya Dianiaya Dulu

Tidak hanya dirudapaksa, tersangka juga merekam video aksinya tersebut saat korban tidak sadarkan diri, menggunakan handphone korban.

Pengakuan YS, dirinya memberikan minuman yang sudah dicampur dengan kecubung, sehingga korban teler dan tidak sadarkan diri.

Saat itulah YS melancarkan aksinya.

"Ngerekamnya cuma iseng aja padahal, setelah itu saya hapus. Tapi ternyata masih tersimpan di folder sampahnya, gak kehapus total," akunya.

Ilustrasi pemerkosaan atau rudapaksa. Seorang pria di Kaltim nekat memperkosa gadis di bawah umur.
Ilustrasi pemerkosaan atau rudapaksa. Seorang pria di Kaltim nekat memperkosa gadis di bawah umur. (Kolase Tribun-Video.com)

YS mengakui pada saat itu dirinya sedang mabuk dan iseng karena pengaruh mabuk tersebut.

Namun, ia mengaku melakukan hubungan layaknya suami istri dengan korban tidak hanya sekali.

"Gak kehitung, pokoknya berkali-kali," ucapnya.

YS menerangkan, dirinya mendapatkan kecubung tersebut dari temannya, namun ia enggan menyebut nama temamnya tersebut.

"Diantarkan teman barangnya," tuturnya. Selasa (26/4/2022).

Sementara itu, Kapolsek Loa Kulu, AKP Dedy Setiawan kepada pers saat press rilis di Mapolsek Loa Kulu, Senin (25/4/2022) menjelaskan kabar tersebut berawal dari laporan orangtua korban yang menemukan video tidak senonoh anaknya di handpone korban.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved