Kabar Seleb

Farhat Abbas Ingatkan Iqlima Kim Soal Kasus dengan Hotman Paris: Kalau Gak Ada Visum Siap-Siap Dibui

Kini Farhat Abbas memberikan saran kepada Iqlima Kim, melalui unggahan di akun Instagram miliknya, Farhat menyarankan Iqlima untuk tutup mulut. 

Kolase TribunJakarta/Tribunnews
Hotman Paris - Farhat Abbas 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea kini tengah menjadi bahan perbincangan publik.

Sosok Hotman Paris secara mengejutkan dituduh melakukan pelecehan seksual pada mantan asisten pribadinya.

Iqlima Kim yang merupakan mantan asisten pribadi Hotman Paris buka suara atas pelecehan seksual.

Dinilainya kalau tindakan Hotman Paris sudah melakukan tindakan yang kelewat batas.

Kini Farhat Abbas memberikan saran kepada Iqlima Kim, melalui unggahan di akun Instagram miliknya, Farhat menyarankan Iqlima untuk tutup mulut. 

"Saran buat mantan Aspri Hotman yang ngaku dilecehkan," ujar Farhat Abbas.

Mantan asisten pribadi Hotman Paris, Iqlima Kim mengaku jadi korban pelecehan seksual sang pengacara kondang.
Mantan asisten pribadi Hotman Paris, Iqlima Kim mengaku jadi korban pelecehan seksual sang pengacara kondang. (Tangkapan layar Instagram)

Farhat Abbas meminta agar Iqlima Kim untuk tutup mulut.

"Gak usah ngaku ngaku dilecehkan dan ngoceh sana sini," tulisnya.

Baginya kalau tidak ada saksi dan bukti visum susah dibuktikan.

Baca juga: Ngaku Siapa Otaknya Hotman Paris Tegas Ultimatum Iqlima Kim, Berang Dituding Lakukan Pelecehan

"Kalau nggak ada bukti saksi dan visum, siap siap saja masuk bui bersama pengacara yang dampingi," tulisnya.

Dikatakan juga kalau pengacara Iqlima Kim kurang kerjaan.

"Saran buat lawyer kamu, kurang kerjaan ya, kamu lawyer atau tukang ribut," tulisnya.

Dijelaskan juga kalau lebih sopan ucapan dari tukang potong daging bibi.

"Ngomongnya lebih sopan tukang potong daging bibi, salam pandai," tulisnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved