Lebaran 2022

Lebaran Hari Kedua, Warga Kreo Malah Temukan Tetangganya Terbujur Kaku di Dalam Rumah

Hari kedua Idulfitri 1443 H di Kota Tangerang menjadi cukup mencekam lantaran ditemukan mayat membusuk dalam rumah.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Net
Ilustrasi Jenazah 

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Hari kedua Idulfitri 1443 H di Kota Tangerang menjadi cukup mencekam lantaran ditemukan mayat membusuk dalam rumah.

Penemuan jasad terbujur kaku tersebut berlokasi di Jalan H Muchtar III A, Kelurahan Kreo, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang.

Warga dihebohkan dengan penemuan mayat laki-laki yang telah membusuk di dalam rumah.

Mayat yang diketahui AS ini diduga tewas sudah beberapa hari.

Warga menyebut terakhir melihat korban terlihat keluar dari rumah pada Jumat (28/4/2022) pagi.

Baca juga: Duka saat Idul FItri, Pria Ini Tak Sempat Bertemu Famili: Tubuhnya Ditemukan Tak Bernyawa di Halte

"Korban dengan saksi saat itu masuh tegur sapa. Kemudian pada Minggu (30/4/2022) malam warga melihat kendaraan sepeda motor korban terparkir di dalam rumah," ujar Kapolsek Ciledug, Kompol Poltar L Gaol saat dihubungi wartawan, Selasa (3/5/2022).

Awalnya, warga yang curiga melihat pintu terbuka dan TV di ruang tamu menyala kemudian melaporkan hal tersebut pada polisi.

Tak hanya itu, warga mencium bau yang menyengat karena jarak rumah yang memang berdekatan.

"Selanjutnya melaporkan ke ketua RT 03 dan melihat korban telah meninggal dunia," sambung Poltar.

Selanjutnya warga kemudian melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Ciledug.

Ilustrasi Jenazah
Ilustrasi Jenazah (Net)

Selanjutnya pihak Kepolisian kemudian melakukan pengecekan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Menurut Poltar, korban meninggal karena sakit jantung lantaran tidak ditemukan tanda-tanda kekerasa.

"Di TKP tidak ditemukan tanda-tanda bukti penganiayaan dan diduga meninggal dunia karena sakit jantung dikarenakan menurut istri punya riwayat penyakit jantung," papar Poltar.

Korban pun diduga sudah meninggal sebelum hari Raya Idulfitri 1443 H.

"Korban meninggal diperkirakan sudah tiga hari yang lalu karena sudah ada bau menyengat di dalam rumah," pungkas Poltar.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved