Lebaran 2022

Siap-siap! 1,9 Juta Kendaraan Diprediksi Bakal Kembali ke Jabodetabek, 2 Titik Ini Bakal Macet Lagi

Polri menyiapkan sejumlah strategi untuk menghadapi kemacetan yang terjadi saat arus balik Lebaran 2022.

Editor: Wahyu Septiana
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Sejumlah kendaraan pemudik memadati Gerbang Tol Cikampek Utama, Jawa Barat, pada H-4 Lebaran 2022, Kamis (28/4/2022). Memasuki puncak mudik Lebaran 2022, lalu lintas sepanjang tol Jakarta-Cikampek hingga Cikopo-Palimanan (Cipali) menunjukkan peningkatan. Tampak foto udara menunjukan peningkatan volume kendaraan dari Jakarta menuju Tol Trans Jawa. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Polri menyiapkan sejumlah strategi untuk menghadapi kemacetan yang terjadi saat arus balik lebaran 2022.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan memperkirakan jumlah kendaraan yang bakal kembali ke wilayah Jabodetabek yaitu sekitar 1,9 juta unit.

“Jumlah kendaraan yang akan kembali saat arus balik menuju Jabodetabek dengan memperhatikan kendaraan yang keluar pada arus mudik dengan total sebanyak 1.979.127,” katanya dalam jumpa pers seperti dikutip dari Kompas TV, Rabu (4/5/2022).

Sehingga, kata Ramadhan, Polri beserta stakeholder akan menyiapkan strategi untuk mencegah kemacetan.

Pertama yaitu penerapan sistem one way dari KM 414 Gerbang Tol Kalingkangkung sampai dengan KM 70 Gerbang Tol  Cikampek Utama.

Kemudian, menyiapkan dan menyosialisasikan rute alternatif dari Jakarta menuju Bandung ketika pemberlakuan sistem one way.

Baca juga: Mudik Berakhir Keributan, Pria Ini Tak Terima Berjauhan Tidur Bareng Mamah Muda: Kursi Ikut Melayang

Lalu, strategi ketiga adalah mengimbau kepada masyarakat agar memakai jalan alternatif dan tidak menunggu penerapan one way selesai.

Keempat, melakukan manajemen tempat istirahat atau rest area yaitu Rest Area Management System (RAMS).

Kemacetan panjang di pintu keluar Brebes Timur (Brexit) pada momen mudik tahun 2016 silam. Jumlah pemudik di Lebaran tahun ini tercatat melebihi di saat tragedi Brexit terjadi.
Kemacetan panjang di pintu keluar Brebes Timur (Brexit) pada momen mudik tahun 2016 silam. Jumlah pemudik di Lebaran tahun ini tercatat melebihi di saat tragedi Brexit terjadi. (via KOMPAS)

Selanjutnya, masyarakat diimbau agar tidak berhenti di bahu jalan jika tidak dapat beristirahat di rest area.

Strategi selanjutnya yang bakal dilakukan adalah menjamin tersedianya bahan bakar minyak (BBM), bengkel, dan fasilitas-fasilitas lainnya untuk membantu masyarakat ketika mengalami kendala dengan kendaraannya.

“Terakhir, meminimalisir hambatan di rute alternatif, sehingga kapasitas jalan bisa digunakan optimal oleh volume kendaraan yang dialihkan ke ruas-ruas jalan alternatif,” kata Ramadhan.

Sebelumnya, saat arus mudik Lebaran 2022 terjadi, PT Jasa Marga mencata rekor tertinggi lalu lintas kendaraan meninggalkan Jabotabek menuju tiga arah yaitu timur (Trans Jawa dan Bandung), barat (Merak), serta ke arah selatan yaitu Puncak, Bogor.

Baca juga: Mudik Berujung Pilu, Jasad Pria Ini Ditemukan di Sumur, Warga Ketakutan Saat Cium Aroma Busuk

Menurut Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Dwimawan Heru, angka tersebut mengalami kenaikan sejumlah 9,5 persen dibanding dengan Lebaran pada tahun 2019.

“Sedangkan jika dibanding dengan lalu lintas normal pada periode November 2021 yang merupakan lalu lintas tertinggi saat pandemi, 1,7 juta kendaraan yang melintas di periode mudik tahun ini naik 18,6 persen,” ujar Heru dalam siaran pers, Selasa (3/5/2022) seperti dikutip dari Tribunnews.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved