Lebaran 2022

Antisipasi Lonjakan Covid-19, Demokrat DKI Sepakat Usulan WFH Sepekan Usai Cuti Lebaran

Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Mujiyono sepakat ASN menerapkan program WFH dalam rangka mencegah kemacetan saat arus balik Lebaran 2022.

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Kedatangan pemudik penumpang bus AKAP di Terminal Kampung Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (7/5/2022). Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Mujiyono sepakat dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang memberikan usul agar Aparatur Sipil Negara (ASN) menerapkan program work from home (WFH) dalam rangka mencegah kemacetan saat arus balik Lebaran 2022. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci


TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Mujiyono sepakat dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang memberikan usul agar Aparatur Sipil Negara (ASN) menerapkan program work from home (WFH) dalam rangka mencegah kemacetan saat arus balik Lebaran 2022.

Selain mencegah kemacetan, kebijakan ini disebutnya juga bisa diterapkan sebagai langkah antisipasi untuk meminimalisir penularan Covid-19 di lingkungan kerja.

"Penerapan WFH selama sepekan setelah cuti Lebaran 2022, selain dapat mengurai kemacetan lalu lintas, juga merupakan upaya isolasi mandiri bagi ASN setelah dari kampung halaman bertemu dengan keluarga," ucapnya dalam keterangan tertulis, Minggu (8/5/2022).

Berkaca dari pengalaman sebelumnya, lonjakan kasus Covid-19 memang kerap terjadi usai massa libur panjang.

Seperti saat puncak gelombang Covid-19 kedua yang terjadi usai libur lebaran 2021 lalu.

Baca juga: Semua Jalan Arteri di Kota Bekasi Macet Imbas One Way Ruas Tol Trans Jawa Arus Balik Mudik Lebaran 

Kemudian, puncak gelombang ketiga Covid-19 juga terjadi setelah libur panjang Natal dan Tahun Baru 2022 kemarin.

"Usai lebaran 2020 dan 2021, serta akhir tahun 2020 dan 2021, kasus baru Covid-19 selalu melonjak. Lonjakan ini tentu bisa saja terjadi lagi paskalibur dan cuti bersama 2022," ujarnya.

Kedatangan pemudik penumpang bus AKAP di Terminal Kampung Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (7/5/2022). 
Kedatangan pemudik penumpang bus AKAP di Terminal Kampung Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (7/5/2022).  (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Tak hanya itu, Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta ini juga mendesak agar aturan ini juga diterapkan bagi perusahaan-perusahaan swasta di ibu kota.

Pasalnya, momen Idulfitri 1443 H ini memang banyak dimanfaatkan masyarakat untuk mudik ke kampung halaman.

Baca juga: Arus Balik Mudik Lebaran Meningkat, 39.600 Penumpang Kereta Api Tiba Jakarta pada Hari Ini

Terlebih, sudah dua tahun terakhir pemerintah melarang masyarakat untuk mudik lebaran.

Tingginya mobilitas masyarakat pun dikhawatirkan bisa memicu penularan Covid-19.

"Demokrat Jakarta mengimbau perusahaan di Provinsi DKI Jakarta yang memungkinkan untuk melaksanakan WFH agar di lingkungan kerjanya minimal satu minggu setelah 8 Mei 2022," kata dia.

Kemendagri Atur WFH untuk ASN

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved