BPTJ

Kembali Beraktivitas Usai Libur Lebaran, Jangan Abai Protokol Kesehatan Terutama di Kendaraan Umum

Para pelaku perjalanan mendapatkan beragam pengalaman saat liburan Idul Fitri 1443 H/2022. Rochim (34) misalnya.

Editor: Elga H Putra
BPTJ
Berakhirnya libur lebaran membuat sebagian warga telah kembali menjalani aktifitasnya sehari-hari. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Para pelaku perjalanan mendapatkan beragam pengalaman saat liburan Idul Fitri 1443 H/2022. Rochim (34) misalnya. Pria yang tinggal di Kawasan Beji, Depok, Jawa Barat ini bersama dua anak perempuannya mudik lebaran menuju kota asalnya, Lamongan, Jawa Timur. 

Kangen Rochim membuncah untuk segera bertemu dengan kedua orangtuanya, setelah dua tahun tidak dapat mudik lebaran karena pandemic Covid-19.

Ketika pandemic Covid-19 sedang hebat-hebatnya, Pemerintah melarang warga masyarakat untuk mudik lebaran demi memutus rantai pemularan virus asal Wuhan China ini.

Kegembiraan mudik begitu menggelora, ketika tahun ini Pemerintah membolehkan warga mudik lebaran dengan syarat tetap menjaga protokol kesehatan yang ketat.

Saat mau berangkat mudik, Rochim bersama keluarganya dan calon penumpang bus lainnya harus mengikuti prosedur pemeriksaan kesehatan di terminal untuk memastikan sehat dan memenuhi syarat untuk diperbolehkan melakukan perjalanan dengan bus umum.

Baca juga: Mudik Lebaran 2022 Disebut Momen Pemulihan Ekonomi, Ini 2 Usulan Eks Kepala BPTJ

Kegembiraan serupa disampaikan Utami (35), pedagang sayur di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur. Ia salah satu peserta mudik gratis yang diselenggarakan Kementerian Perhubungan beberapa waktu lalu. 

Bersama anaknya semata wayang yang masih mahasiswi, Utami mengikuti program mudik gratis 2022 pada tanggal  29 April 2022 lalu dari Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur menuju Ngawi, Jawa Timur.

Saat di terminal bus, selama perjalanan di dalam kendaraan hingga tempat tujuan, semua calon penumpang diminta untuk mentaati protocol kesehatan.

Sejumlah penumpang bus AKAP tiba di Terminal Lebak Bulus, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (8/5/2022).
Sejumlah penumpang bus AKAP tiba di Terminal Lebak Bulus, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (8/5/2022). (TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim)

Mereka juga diingatkan tetap menegakkan protocol kesehatan di manapun berada agar mata rantai penularan virus Covid-19 tidak menular dan berkembang, sehingga mudik lebaran dapat terlaksana dengan sehat dan aman.

Kini, sebagian besar para pemudik sudah kembali ke rumah masing-masing setelah menghabiskan waktu liburan Idulfitri hampir sepekan lamanya.

Setelah mudik dan balik menuju ke rumah masing-masing dengan dengan sehat dan aman pascaliburan lebaran, Rochim, Utami, serta warga Jabodetabek lainnya diingatkan untuk tetap  menegakan protokol kesehatan, yaitu tetap memakai masker, menjaga jarak, serta mencuci tangan dengan air sabun atau handsanitizer.

Warga juga diminta tetap disiplin menjaga protokol kesehatan (prokes) saat berada di ruang publik, saat menggunakan angkutan umum, atau kegiatan bertransportasi massal lainnya.

"Memang saya juga yakin sebagian besar masyarakat sudah mengalami kejenuhan secara psikis untuk melakukan prokes, namun hal ini tidak boleh sama sekali ditinggalkan. Kuncinya kita semua harus selalu mengingatkan satu sama lain agar selalu menegakkan protokol kesehatan,“ ujar Kepala Bagian Humas Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan, Budi Rahardjo, Selasa (10/5/2022).

Menurut Budi, warga Jabodetabek sudah memiliki pengalaman yang baik menyangkut penegakan prokes saat menggunakan angkutan umum massal.

Baca juga: Usai Libur Lebaran, Warga Jabodetabek Diimbau Tetap Terapkan Prokes Saat Melakukan Perjalanan

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved