Wali Kota Depok Digugat DPRD

KDS Jadi Masalah di Depok, Warga Sudah Rasakan Bantuannya: Bisa Tenang Sekolah sampai Renovasi Rumah

Di balik polemik yang terjadi perihal KDS, bagaimanakan pengakuan para warga Depok yang pernah mendapatkan bantuan tersebut?

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Youtube Imam Budi Hartono
Subandi dan Zahwa Ratu Robiko, warga Depok yang menerima Kartu Depok Sejahtera (KDS). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kartu Depok Sejahtera (KDS) jadi masalah di Depok.

Hal itu karena ada sebanyak 38 anggota DPRD Kota Depok yang berasal dari berbagai fraksi selain PKS melayangkan mosi tidak percaya terhadap Wali Kota Mohammad Idris dan Wakil Wali Kota Imam Budi Hartono.

Tak hanya Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Ketua DPRD Kota Depok TM Yusufsyah Putra juga turut digugat mosi tidak percaya oleh para wakil rakyat di Depok.

Salah satu yang jadi penyebab mosi tidak percaya sejumlah anggota DPRD karena pelaksanaan program KDS yang dianggap tak trasnsparan dan sarat muatan politis untuk kepentingan partai penguasa di Depok, dalam hal ini PKS.

Penampakan KDS yang jadi biang mosi tidak percaya 38 anggota DPRD Depok secara sepintas tampilannya memang mirip dengan tone warna dari logo PKS yakni ada perpaduan warna putih dan oranye.

Baca juga: Ini Penampakan KDS yang Jadi Biang Mosi Tidak Percaya 38 Anggota DPRD Depok, Mirip Logo PKS?

Selain itu, kata Sejahtera di dalam KDS itu juga disinyalir mengacu pada kata Sejahtera dalam singkatan PKS yakni Partai Keadilan Sejahtera.

KDS sendiri diluncurkan di Aula Teratai Gedung Balai Kota Depok, Pancoran Mas, pada Rabu (15/9/2021).

Pemkot Depok mengklaim KDS sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19 di Kota Depok.

Penampakan KDS yang jadi biang mosi tidak percaya 38 anggota DPRD Depok secara sepintas tampilannya memang mirip dengan tone warna dari logo PKS yakni ada perpaduan warna putih dan oranye.
Penampakan KDS yang jadi biang mosi tidak percaya 38 anggota DPRD Depok secara sepintas tampilannya memang mirip dengan tone warna dari logo PKS yakni ada perpaduan warna putih dan oranye. (Youtube Pemkot Depok)

Kartu ini merupakan kartu dengan beragam layanan bantuan sosial bagi warga pra sejahtera di Kota Depok.

Melansir dari situs resmi Pemerintah Kota Depok, Wali Kota Depok, Mohammad Idris, mengatakan, tahun 2021 lalu pihaknya menyalurkan 4.000 Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Kemudian, 1.744 renovasi Rumah Tidak Layak huni (RTLH), 3.000 bantuan pangan bagi lansia, dan disabilitas dan 923 santunan kematian (sankem).

“Kemudian ada 8.770 bantuan siswa SD/MI, 459 bantuan siswa SLB, 6.872 bantuan siswa SMP/MTS sederajat, 774 bantuan siswa SMK sederajat dan 40 bantuan pelatihan keterampilan dan penyaluran kerja.

KDS akan distribusikan dalam dua jenis yakni ATM Berbasis Kartu Keluarga, dan ATM bagi siswa didik kurang mampu dari SD hingga pendidikan tinggi,” ujar Idris dalam peluncuran program tersebut pada September 2021 lalu.

Data para penerima program ini pun telah terverifikasi.

Baca juga: 38 Anggota DPRD Layangkan Mosi Tidak Percaya ke Wali Kota Depok dan Wakilnya, Apa Penyebabnya?

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved