10 Hari Beroperasi, Bus Wisata Jakarta Layani 56.811 Wisatawan

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mencatat, sebanyak 56.811 pelanggan telah menikmati layanan bus wisata selama 10 hari terakhir beroperasi.

(KOMPAS.com/Ryana Aryadita)
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mencatat, sebanyak 56.811 pelanggan telah menikmati layanan bus wisata selama 10 hari terakhir beroperasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mencatat, sebanyak 56.811 pelanggan telah menikmati layanan Bus Wisata selama 10 hari terakhir beroperasi.

Sebagai informasi, layanan Bus Wisata ini dioperasikan kembali saat libur lebaran kemarin mulai 3 Mei hingga 11 Mei 2022 kemarin.

Selama rentang waktu tersebut, layanan Bus Wisata gratis ini menjadi primadona sehingga diserbu oleh wisatawan.

"Kami berterimakasih atas antusias yang besar terhadap layanan bus wisata. Transjakarta berharap layanan yang kami hadirkan bisa memberi kenangan indah pada masa Libur Lebaran kemarin," ujar Kepala Departemen Komunikasi Korporasi dan CSR Transjakarta Iwan Samariansyah dalam keterangan tertulis, Kamis (12/5/2022).

Mulai hari ini, Transjakarta pun resmi mengakhiri operasional Bus Wisata pada masa libur lebaran 2022.

Baca juga: Asyiknya Jalan-jalan Keliling Jakarta Naik Bus Tingkat, Bisa Lihat Indahnya Pemandangan Ibu Kota

Walau demikian, Iwan menyebut, tidak menutup kemungkinan Transjakarta bakal mengoperasikan lagi layanan bus wisata ini.

Hal ini merujuk pada banyaknya permintaan masyarakat yang menginginkan layanan bus wisata ini hadir kembali setiap akhir pekan.

Sebagai informasi, layanan bus wisata ini sudah tidak beroperasi sejak pandemi Covid-19 melanda pada awal 2020 lalu.

Layanan tersebut dihentikan sebagai upaya pencegahan Covid-19 di bidang transportasi.

Bus tingkat Transjakarta bisa dinikmati masyarakat secara gratis hingga tanggal 11 Mei 2022.
Bus tingkat Transjakarta bisa dinikmati masyarakat secara gratis hingga tanggal 11 Mei 2022. (TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADHE LIANA)

"Kami akan melakukan evaluasi terlebih dahulu dari berbagai sisi, mengingat Jakarta masih berada di masa PPKM," ujarnya.

"Aspek protokol kesehatan (prokes) menjadi poin penting yang harus dikaji guna memastikan keamanan dan kenyamanan pelanggan," sambungnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved