Bank DKI Gandeng RSUD Koja Gencarkan Digitalisasi Keuangan

Guna menggencarkan digitalisasi keuangan, BUMD Bank DKI menjalin kerja sama dengan RSUD Koja, Jakarta Utara.

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
ATM Bank DKI Jakarta. Guna menggencarkan digitalisasi keuangan, BUMD Bank DKI menjalin kerja sama dengan RSUD Koja, Jakarta Utara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Guna menggencarkan digitalisasi keuangan, BUMD Bank DKI menjalin kerja sama dengan RSUD Koja, Jakarta Utara.

Lewat kerja sama ini, pasien di RSUD Koja bisa membayar tagihan dengan menggunakan Quick Response Indonesian Standard (QRIS).

"Dukungan sistem pembayaran non tunai ini diharapkan dapat menghadirkan kemudahan bagi pengelola dan juga pengunjung rumah sakit," ujar Direktur Teknologi dan Operasional Bank DKI Amirul Wicaksono dalam keterangan tertulis, Rabu (11/5/2022).

Adapun bentuk dukungan ini meliputi penyediaan platform pembayaran seperti mesin EDC untuk pembayaran tagihan rumah sakit bagi pasien.

Selain itu, Bank DKI juga melakukan implementasi digitalisasi transaksi pembayaran dengan QRIS.

Baca juga: Kinerja Keuangan Positif, Unit Usaha Syariah Bank DKI Catat Laba Rp45,84 M di Kuartal I 2022

"Bagi pasien rumah sakit yang sudah mendownload JakOne Mobile dapat langsung melakukan scan pada QRIS yang tersedia pada loket pembayaran," ujarnya.

Dengan transaksi non tunai ini diharapkan bisa memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi para pasien.

Petugas Bank DKI tengah melayani nasabah membayar Pajak Bumi Bangunan dan Pedesaan (PBB-P2) di Kantor Bank DKI Cabang Balaikota, Jakarta Pusat, Jumat (14/9/2018).
Petugas Bank DKI tengah melayani nasabah membayar Pajak Bumi Bangunan dan Pedesaan (PBB-P2) di Kantor Bank DKI Cabang Balaikota, Jakarta Pusat, Jumat (14/9/2018). (WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA)

Kemudian, Bank DKI juga menyediakan mesin ATM dan menghadirkan Mobile Branch yang terjadwal di RSUD Koja.

Bank berpelat merah ini juga menyediakan layanan virtual account melalui Cash Management System yang dapat dipergunakan untuk melakukan monitoring dan transaksi keuangan secara realtime dan online serta terkoneksi dengan sistem informasi manajemen rumah sakit.

"Dengan Cash Management System Bank DKI, akan memudahkan RSUD untuk mendapatkan informasi posisi dana dari waktu ke waktu," kata dia.

Baca juga: Wujudkan Digitalisasi Infak, Bank DKI Gandeng 2.928 Masjid dan Terbitkan Mushaf Alquran

"Kemudian juga memberikan kemudahan dalam bertransaksi melalui sistem perbankan setiap saat secara online sehingga pengelolaan arus dana dapat dilakukan secara cepat dan akurat," sambungnya.

Amirul lun berharap, ke depan seluruh RSUD di ibu kota bisa memanfaatkan sarana pembayaran non tunai Bank DKI demi memberikan pelayanan aman, sehat dan cepat kepada masyarakat.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved