Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

DKI Masih Terapkan PPKM Level 2, Gubernur Anies: Sebentar Lagi Kita Lewati Pandemi Covid-19

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan optimis, pandemi Covid-19 yang sudah melanda sejak 2020 lalu akan segera berakhir.

TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Anies Baswedan saat ditemui awak media di JIS, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Minggu (1/5/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan optimis, pandemi Covid-19 yang sudah melanda sejak 2020 lalu akan segera berakhir.

"Insya Allah, sebentar lagi kita akan segera melewati pandemi ini dengan baik. Terus bersabar, bersama-sama kita berdoa, dan jaga imunitas tubuh, jaga kesehatan, semoga kita semua terhindar dari wabah yang berbahaya," ucapnya dalam keterangan tertulis, Kamis (12/5/2022).

Sebagai informasi, masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 di DKI kembali diperpanjang hingga 23 Mei 2022 mendatang.

Ketentuan ini tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 24 Tahun 2022 tentang PPKM di wilayah Jawa dan Bali.

Dalam Inmendagri itu dijelaskan bahwa seluruh wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga yang masuk dalam aglomerasi Jabodetabek masuk dalam kriteria PPKM Level 2.

Baca juga: Usai Lebaran, PPKM Level 2 di DKI Diperpanjang 2 Pekan

Anies pun meminta seluruh warga tetap disiplin dan taat dalam menjalankan protokol kesehatan, meski pelonggaran kegiatan terus dilakukan pemerintah.

"Ingat, pandemi ini belum benar-benar berakhir, jangan abai, tetap pakai maskernya, jaga jarak, dan rajin mencuci tangan di setiap selesai berkegiatan," ujarnya.

Berikut aturan lengkap PPKM Level 2 yang berlaku di DKI hingga 23 Mei mendatang: 

1. Kegiatan pada tempat kerja/perkantoran

- Sektor non-esensial: 

Diberlakukan maksimal 75 % (tujuh puluh lima persen) Work From Office (WFO) bagi pegawai yang sudah divaksin dan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada pintu akses masuk dan keluar tempat kerja.

- Sektor esensial:

a. Keuangan dan perbankan hanya meliputi asuransi, bank, pegadaian, bursa berjangka, dana pensiun, dan lembaga pembiayaan (yang berorientasi pada pelayanan fisik dengan pelanggan);

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved