Ibu Hamil Wajib Waspada Gangguan Irama Jantung, Apa yang Harus Dilakukan?

Aritmia merupakan gangguan yang terjadi pada irama jantung. Ibu hamil wajib waspada, apa yang harus dilakukan?

Kompas/NataliaDeriaBina
Ilustrasi Hamil. Aritmia merupakan gangguan yang terjadi pada irama jantung. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Aritmia merupakan gangguan yang terjadi pada irama jantung.

Biasanya, penderita aritmia atau gangguan irama jantung dapat merasakan denyut jantung berdetak terlalu pelan, terlalu cepat, atau bahkan tidak teratur.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari Eka Hospital BSD, dr Yansen., Sp.JP (K), FIHA menjelaskan bahwa aritmia dapat diderita oleh semua umur.

Mulai dari bayi, anak, pasien lansia, bahkan pada pasien tanpa gangguan struktur jantung.

Selain itu, penyakit ini juga bisa dialami oleh ibu hamil.

Baca juga: Anak Sering Merasa Pusing dan Deg-degan, Waspadai Aritmia

"Pasien aritmia pada wanita hamil, kadang mengalami beberapa keluhan. Seperti berdebar akibat denyut jantung tambahan atau denyut jantung yang tinggi, pandangan gelap, pingsan hingga membutuhkan evaluasi lebih lanjut,” kata Yansen dalam keterangan pers Eka Hospital, Rabu (11/5/2022).

Saat hamil, kata dia perempuan umumnya mengalami perubahan fisiologi kardiovaskular yang menyebabkan volume plasma darah meningkat sampai 40 persen pada usia kehamilan 24 minggu.

Selain itu peningkatan aktivitas otonom dan adrenergik, juga mengakibatkan perempuan mengalami peningkatan denyut jantung mencapai 30 persen.

Ilustrasi hamil
Ilustrasi hamil (pexels.com)

Peningkatan volume darah ini, disebutnya akan menyebabkan peregangan dari otot jantung hingga beresiko meningkatkan kejadian aritmia pada pasien hamil.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved