Hepatitis Akut di Jabodetabek

Dua Anak di Jakarta Timur Terpapar Hepatitis Akut, Ini Pesan Wali Kota Buat Warga

Dua anak di Jakarta Timur terpapar hepatitis akut dan sudah dirujuk ke RSCM, Jakarta Pusat untuk menjalani pengobatan. Ini pesan Wali Kota.

TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Wali Kota Jakarta Timur M Anwar saat diwawancarai awak media di UDD PMI Jakarta Timur, Jumat (13/8/2021). Dua anak di Jakarta Timur terpapar hepatitis akut dan sudah dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat untuk menjalani pengobatan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Dua anak di Jakarta Timur terpapar hepatitis akut dan sudah dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat untuk menjalani pengobatan.

Wali Kota Jakarta Timur M Anwar mengatakan dua anak yang dirujuk ke RSCM tersebut sebelumnya sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kecamatan Kramat Jati.

"Dari dua kasus tersebut satu kasus bukan merupakan kasus hepatitis misterius. Satu kasus lagi masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan," kata Anwar saat dikonfirmasi, Jumat (13/5/2022).

Guna mencegah penularan jajaran Sudin Kesehatan Jakarta Timur, Puskesmas, dan RSUD melakukan pengendalian kasus dengan surveilans atau pengamatan secara aktif.

Surveilans tersebut untuk mendeteksi dan melaporkan kasus dugaan hepatitis akut, baik data dari puskesmas maupun RS untuk selanjutnya dilakukan dilakukan penyelidikan epidemiologi.

Baca juga: Bocah di Jakbar Meninggal Terinfeksi Hepatitis Akut, Ibu Korban: Tubuhnya Menguning Kayak Kunyit

Pemkot Jakarta Timur juga menggencarkan sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada warga untuk mencegah penularan hepatitis akut, khususnya terhadap anak.

"Rajin cuci tangan dengan sabun, memastikan makanan dalam keadaan matang dan bersih. Tidak bergantian alat makan dengan orang lain, hindari kontak dengan orang sakit," ujarnya.

Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar saat mendatangi kantor Kelurahan Pekayon, Kecamatan Pasar Rebo, Senin (11/4/2022).
Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar saat mendatangi kantor Kelurahan Pekayon, Kecamatan Pasar Rebo, Senin (11/4/2022). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Kemudian menjaga kebersihan rumah dan lingkungan, mengurangi mobilitas, menggunakan masker jika bepergian, menjaga jarak dengan orang lain, dan menghindari kerumunan.

Anwar juga mengimbau agar para orangtua dan guru memberikan edukasi PHBS di sekolah kepada seluruh anak untuk mencegah penularan lewat program Unit Kesehatan Sekolah (UKS).

Baca juga: RSPI Sulianti Saroso Bersiap Tangani Pasien Hepatitis Akut, Dirut: Kami Siapkan SDM hingga Ruangan

"Pada sektor pendidikan dilaksanakan kewaspadaan hepatitis akut di sekolah, antara lain dengan melakukan promosi kesehatan untuk penyuluhan kepada siswa lewat program UKS," tuturnya.

RSPI Sulianti Saroso Bersiap Tangani Pasien Hepatitis Akut

RSPI Sulianti Saroso
RSPI Sulianti Saroso (TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO)

Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso yang berada di wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara, disiapkan untuk menangani penyakit hepatitis akut misterius yang belakangan mulai mewabah di Indonesia.

Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso, Mohammad Syahril mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan mulai dari tenaga kesehatan sampai sarana dan prasarana di rumah sakit tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved