Formula E

Sponsor Formula E Belum Ketahuan Meski Balapan Tinggal 3 Minggu Lagi, Wagub: Tanya ke Jakpro

Pasalnya, pada Januari 2022 lalu, sponsorship untuk ajang tersebut diketahui belum juga masuk.

Facebook Anies Baswedan
Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat meninjau langsung perkembangan proyek pembangunan sirkuit Formula E di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Senin (25/4/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Penyelenggaraan Formula E di Jakarta menghabiskan anggaran ratusan miliar rupiah.

Namun, hingga kini belum diketahui para sponsor yang dapat membantu pendanaan ajang balap mobil listrik internasional di kawasan Ancol pada 4 Juni 2022 itu.

Saat dikonfirmasi, Wakil Gubernur dKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyerahkan masalah sponsor Formula E Jakarta ini kepada PT Jakarta Propertindo (PT Jakpro) selaku Perseroda Pemprov DKI Jakarta penyelenggara event.

"Kalau sponsor dan lain-lain, silakan ditanyakan ke Jakpro sebagai penyelenggara," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Kamis (12/5/2022) malam.

Baca juga: Wagub Ariza Heran Sampai Ada Anggota DPRD DKI Mengeluh Sulit Beli Tiket Formula E

Baca juga: Dugaan Korupsi Formula E, KPK Soroti Dana Rp 560 M dan Masa Jabatan Anies: Wagub Ariza Bilang Begini

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (19/4/2022)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (19/4/2022) (Nur Indah Farrah Audina/TribunJakarta.com)

Orang nomor dua di DKI ini pun mengklaim bila Pemprov DKI enggan untuk mencampuri urusan teknis yang menjadi ranah PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

Apalagi terkait masalah sponsor untuk ajang balap mobil listrik yang diselenggarakan pada 4 Juni 2022 mendatang.

Pasalnya, pada Januari 2022 lalu, sponsorship untuk ajang tersebut diketahui belum juga masuk.

"Itu kan kita serahkan kepada penyelenggara. Kami, Pemprov DKI tidak mencampuri secara teknis apalagi detail begitu, yang penting bagi Pemprov seluruhnya harus melalui proses sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang baik dan benar. Teknisnya silakan dilaksanakan oleh penyelenggara," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved