Antisipasi Virus Corona di DKI

Kasus Covid-19 Diklaim Turun Usai Lebaran, Dinkes DKI: Berkat Vaksin Booster

Sebagai informasi, vaksin booster ini merupakan salah satu syarat bagi warga yang ingin mudik saat libur lebaran kemarin.

Adzanul Aziz/Corpcomm KG
Vaksinasi Covid-19 di Menara Kompas, Selasa (22/3/2022). (3) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyebut, kondisi melandaikan kasus Covid-19 yang terjadi saat ini tidak terlepas dari tingginya angka vaksinasi dosis ketiga atau booster yang sudah diberikan kepada masyarakat.

Sebagai informasi, vaksin booster ini merupakan salah satu syarat bagi warga yang ingin mudik saat libur lebaran kemarin.

"Dengan kecepatan booster, vaksinasi yang semua orang di Jakarta punya akses yang mudah, yang sadar untuk booster itu sangat membantu untuk mencapai kondisi saat ini," ucap Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Jakarta Dwi Oktavia, Rabu (18/5/2022).

Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini pun turut mengapresiasi tingkat kesadaraan masyarakat soal penerapan protokol kesehatan (prokea) yang terus meningkat.

Menurutnya, hal ini juga turut membantu menekan angka penyebaran Covid-19 di ibu kota.

Baca juga: Epidemiolog UI Bicara Kebijakan Lepas Masker: Kepedulian Terhadap Covid-19 Sudah di Titik Terendah

"Ini efek kolektif, kita semua turut berpengaruh pada pencapaian saat ini. Kita taat prokes, edukasi juga terus diberikan sehingga awareness terhadap covid enggak pernah kurang," ujarnya.

"Sehingga proses itu membawa memori warga sudah ada kesadaran bahwa kita punya risiko covid yg harus diminimalisir," sambungnya.

Untuk diketahui, saat ini capaian vaksin Covid-19 dosis pertama di DKI Jakarta sudah mencapai 12,5 juta orang.

Kemudian, sebanyak 10,6 juta di antaranya sudah menerima dosis kedua vaksin Covid-19.

Sedangkan, capai dosis ketiga atau booster sebesar 3,7 juta orang.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria klaim terjadi penurunan kasus Covid-19 usai Lebaran.

"Justru ada penurunan angkanya di 7 hari terakhir. Kita akan lihat dalam seminggu ke depan. Nanti kita akan evaluasi terus," katanya di Balai Kota DKI, Selasa (17/5/2022) malam.

Merujuk pada data Selasa malam, bed occupancy rate (BOR) di 140 rumah sakit rujukan hanya terpakai 3 persen.

Sementara tempat tidur di intensive care unit (ICU) di 140 rumah sakit rujukan Covid-19 hanya terpakai 35

"Kalau lihat di sini per hari tingkat kesembuhan per hari tinggi. Positif hari ini 70. Kalau lihat data tempat tidur itu turun terus hanya 3 persen cuma 144. ICU 5 persen terpakai hanya 35 bed. Tempat tidurnya hanya 144, ini ada penurunan yang baik, yang harus kita jaga," pungkasnya.

 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved