Penculikan Anak Berantai

Polisi Pastikan Terus Pantau Kondisi Bocah Korban Penculikan di Jaksel

Kapolsek Pesanggrahan Kompol Nazirwan mengatakan, pendampingan berupa trauma healing terhadap KDP merupakan program berkelanjutan.

Annas Furqon Hakim/TribunJakarta.com
Kapolsek Pesanggrahan Kompol Nazirwan saat diwawancarai terkait video keributan yang viral di media sosial di Polsek Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (17/5/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PESANGGRAHAN - Polisi memastikan akan terus memantau kondisi bocah berinisial KDP (12) yang sempat menjadi korban penculikan di Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Kapolsek Pesanggrahan Kompol Nazirwan mengatakan, pendampingan berupa trauma healing terhadap KDP merupakan program berkelanjutan.

"Trauma healing itu kan program berkelanjutan ya. Artinya proses recovery mereka tentu tidak dalam waktu pendek," kata Nazirwan saat dikonfirmasi, Rabu (18/5/2022).

Nazirwan menjelaskan, tim dari Mabes Polri telah melakukan tahap awal dari program trauma healing untuk KDP.

Menurutnya, hal itu merupakan langkah awal sebelum menentukan tindakan selanjutnya.

Baca juga: Pilu Ibu di Tangsel Cerita Penyesalan Sampai Anaknya Bisa Diculik, Banting Tulang Saja Tidak Cukup

"Langkah berikutnya nanti hasil asesmen akan keluar. Begitu hasil keluar arahnya seperti apa. Kalau ternyata dia traumatisnya cukup besar, maka nanti akan ada tim sendiri yang akan mendampingi keluarga atau korban," ujar dia.

KDP diculik oleh pria berinisial ARA (28) di dekat Danau Cavalio, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (10/5/2022) pagi.

Ketika itu, KDP mengaku tengah bermain bersama dua orang temannya. Ketiganya berboncengan sepeda motor untuk menuju Danau Cavalio.

"Itu jam 09.00. Lagi duduk-duduk doang awalnya. Teman aku berdua lagi ngerokok," kata KDP saat diwawancarai atas seizin sang ayah di kediamannya di kawasan Pondok Betung, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Sabtu (14/5/2022).

Tak lama kemudian, pelaku yang mengenakan jaket hitam dan sepeda motor Yamaha Lexi menghampiri ketiga korban.

Baca juga: Cerita Ayah Korban Penculikan Asal Tangsel, Bakar Baju Pemberian Pelaku Demi Hindari Trauma Anak

Menurut KDB, pelaku menegur dia dan kedua temannya dengan berlagak layaknya aparat yang sedang berpatroli.

"Dia nadanya tegas, jadi kita percaya aja. 'Kenapa kamu ngerokok? Nggak pakai masker lagi. Saya dari PPA, kamu mau dimasukkin penjara'," ujar KDP menirukan gaya bicara pelaku.

Pelaku kemudian menyuruh KDB dan kedua korban lain mengikutinya. Pelaku bilang hendak membawa para korban ke polsek

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved