2 Tahun Absen, Parade Budaya Kembali Digelar di Bandara Soetta Sapa Penumpang Pakai Baju Adat

Bukan hanya berkeliling, para petugas bandara hingga Dirut PT Angkasa Pura II yang mengenakan pakaian adat itu menyapa penumpang di Terminal 3.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Acos aka Abdul Qodir
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Sejumlah petugas hingga pimpinan pengelola bandara mengenakan pakaian adat berkeliling menyapa calon penumpang dalam rangkaian Parade Budaya di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, sejak Jumat (20/5/2022). Parade budaya ini sempat ditiadakan selama dua tahun karena adanya pandemi Covid-19.  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Parade Budaya kembali digelar meriah di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, sejak Jumat (20/5/2022), pasca-dua tahun ditiadakan karena adanya pandemi Covid-19.

Parade yang memperlihatkan kekayaan budaya Indonesia itu, digelar selama beberapa hari ke depan.

Sejumlah petugas menggunakan pakaian adat dari berbagai suku di Indonesia, mulai dari Aceh, Jawa, Kalimantan, Sumatera hingga ke Papua.

Bukan hanya berkeliling, para petugas bandara hingga Dirut PT Angkasa Pura II yang mengenakan pakaian adat itu menyapa penumpang di Terminal 3.

Mereka juga sembari menari tarian daerah dengan sangat indah.

Parade Budaya seperti ini, bukan hanya kali ini digelar.

Baca juga: Geruduk Bandara Soekarno-Hatta, Ribuan Fans NCT Dream Injak Taman & Rusak Fasilitas Demi Temui Idola

Pengelola Bandara Bandara Soekarno-Hatta sebelum pandemi Covid-19 kerap menggelar parade budaya ini secara rutin untuk memperkenalkan kepada para penumpang, terutama warga negara asing yang singgah berkunjung ke Indonesia.

Bahkan, pejabat PT Angkasa Pura II ikut dalam parade tersebut lengkap mengenakan pakaian adat.

Sejumlah petugas hingga pimpinan pengelola bandara mengenakan pakaian adat berkeliling menyapa calon penumpang dalam rangkaian Parade Budaya di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, sejak Jumat (20/5/2022). Parade budaya ini sempat ditiadakan selama dua tahun karena adanya pandemi Covid-19. 
Sejumlah petugas hingga pimpinan pengelola bandara mengenakan pakaian adat berkeliling menyapa calon penumpang dalam rangkaian Parade Budaya di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, sejak Jumat (20/5/2022). Parade budaya ini sempat ditiadakan selama dua tahun karena adanya pandemi Covid-19.  (TribunJakarta.com/Ega Alfreda)

Di antaranya Dirut PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, yang mengenakan pakaian adat Palembang Sumatera Selatan.

"Kegiatan parade budaya nusantara inikan sebenarnya di Angkasa Pura II sudah berjalan sejak lama, 2018, 2019, 2020, kemudian terhenti 2021 kita juga masih dalam situasi pendemi," kata Awaluddin, Jumat (20/5/2022).

Parade Budaya ini juga momentum yang tepat lantaran dihari yang sama masyarakat Indonesia juga memperingati Hari Kebangkitan Nasional.

Baca juga: Warga Marunda Kepu Alami Krisis Air Bersih, Wagub Klaim Sudah Mengatasi

Oleh karena itu, lanjut Awaluddin, kebangkitan nasional ini diperingati juga sebagai kebangkitan bandara dan transportasi udara di Indonesia.

"Jadi bandara juga masuk dalam tourisme hub yang memang menjadi sebuah aktivitas atau spot tourisme, spot pariwisata yang bisa membawa parade budaya Indonesia ini menjadi sebuah atraksi yang menarik," papar dia.

Direktur SDM dan Digital PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) Herdy Rosadi Harman menjelaskan, gelaran parade budaya ini juga sebagai pelaksanaan imbauan Menteri BUMN Erick Thohir yang fokus pada budaya Indonesia, dan sejalan dengan visi misi aviasi pariwisata Indonesia.

"Kita kedepankan budaya Indonesia, jadi ketika turis datang sudah merasakan kekentalan budaya. Misalnya kalau lagi di Bandara Medan suasana Medannya sudah terasa, begitu juga di Jawa Barat, atau daerah lain, kami akan buat seperti itu," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved