Pejabat Pengganti Anies Baswedan

4 Nama Beredar, Tapi Hanya Dua Orang Ini yang Penuhi Kriteria jadi Pengganti Anies Baswedan

Apalagi, kedua tokoh itu berlatar belakang sebagai birokrat di DKI Jakarta.

Kolase TribunJakarta
Kolase Anies Baswedan (kiri) sewaktu Calon gubernur DKI Jakarta usai menggunakan hak suara Pilkada DKI Jakarta putaran kedua di TPS 28, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Rabu (19/4/2017) dan ilustrasi calon Pejabat Gubernur DKI Jakarta 

TRIBUNJAKARTA.COM - Satu per satu nama tokoh yang digadang-gadangkan menjadi Pejabat Gubernur DKI Jakarta pengganti Anies Baswedan bermunculan.

Diketahui, masa jabatan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta akan berakhir pada 16 Oktober 2022.

Ada tiga nama tokoh yang sudah bermunculan dan dicetuskan oleh Wakil Ketua DRDD DKI Jakarta dari Gerindra Mohamad Taufik.

Ketiganya yakni Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono; Sekda DKI Jakarta, Marullah Matali; dan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Juri Ardiantoro.

Selain tiga nama itu, anggota DPRD DKI Jakarta dari PSI William Aditya Sarana mengusulkan satu nama baru sebagai kandidat Pj Gubernur DKI Jakarta pengganti Anies Baswedan, yakni Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran.

Dan menurut Taufik, nama Kapolda Metro Jaya itu pun layak dipertimbangkan.

Baca juga: 3 Nama Santer Jadi Pj Gubernur Gantikan Anies, Eks Orang Nomor 1 DKI Pilih Sosok Ini: Cocok Lah!

Anggota Komisi A DPRD DKI William Aditya Sarana mengungkap kriteria sosok yang tepat untuk menggantikan Gubernur Anies Baswedan yang akan lengser Oktober 2022 mendatang.

Menurutnya, ada tiga kriteria yang harus dipenuhi calon Pj Gubernur DKI yang akan memimpin DKI Jakarta mulai Oktober 2022 hingga 2024 atau selama dua tahun.

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI William Aditya Sarana
Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI William Aditya Sarana (Warta Kota/Ricky Martin Wijaya)

Pertama, sosok tersebut harus sudah benar-benar memahami dan menguasai persoalan yang ada di Jakarta, sehingga diharapkan Pj Gubernur DKI tak memerlukan waktu lama untuk beradaptasi.

"Dua tahun itu bukan waktu yang lama, itu waktu yang cepat, sehingga kami harapkan pengganti pak Anies adalah sosok yang sudah mengerti Jakarta," ucapnya dalam acara Tribun Talks yang disiarkan kanal YouTube TribunJakarta Offical, Kamis (19/5/2022).

Kiteria selanjutnya yakni sosok pengganti Anies Baswedan harus bisa menjalankan pemerintahan secara transparan.

Kriteria terakhir, William ingin agar sosok pengganti Anies benar-benar bisa bekerja menyelesaikan berbagai permasalahan yang hingga kini belum bisa diselesaikan Anies, seperti masalah banjir hingga kemacetan lalu lintas.

"Jadi, sebenarnya syaratnya juga tidak terlalu spesifik yang penting dia bisa memahami birokrasi di Jakarta, memahami masalah di Jakarta, dan bisa menyelesaikan masalah itu," ujarnya.

Baca juga: Wagub DKI Komentari Polemik Masa Jabatan Pengurus RT & RW, Pergub Warisan Ahok Sampai Direvisi Anies

"Serta bisa melanjutkan program-program yang sudah ada dan tidak perlu adanya waktu adaptasi yang lama, karena waktunya sangat singkat," sambungnya menjelaskan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved