Kepala Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta Bantah Ada Mafia Impor di Kantornya

KPU Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta membantah tudingan yang menyebut melindungi PT SKK dari pelanggaran penukaran barang impor.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Kepala Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Finari Manan ketika ditemui di kantornya, Sabtu (21/5/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta membantah tudingan yang menyebut melindungi PT Sinergi Karya Kharisma (SKK) dari pelanggaran penukaran Barang Impor.

Tudingan ini diberikan oleh Qurnia Ahmad Bukhari yang merupakan terdakwa kasus pemerasan ke perusahaan jasa titipan (PJT) di Bandara Soekarno-Hatta.

Kepala Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Finari Manan mengatakan, dia tidak melindungi SKK saja.

Tetapi seluruh PJT yang ada di Bandara Soekarno-Hatta dalam artian sebagai bimbingan agar tetap patuh.

"Kok melindungi SKK, ini perlu diluruskan. Jadi saya tuh melindungi banyak perusahaan. Ya kan jadi perusahaan di sini kan mereka harus diberikan bimbingan. Bimbingan kepatuhan, jadi bukan hanya SKK yang dilindungi tapi semua," kata Finari di kantornya, Sabtu (21/5/2022).

Baca juga: 2 Tahun Absen, Parade Budaya Kembali Digelar di Bandara Soetta Sapa Penumpang Pakai Baju Adat

"Tapi jika ada kesalahan yang dilakukan, kami akan melakukan penindakan itu udah jelas," sambung dia.

Ia menegaskan tidak ada mafia impor di kantornya.

Kepala Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Finari Manan ketika ditemui di kantornya, Sabtu (21/5/2022).
Kepala Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Finari Manan ketika ditemui di kantornya, Sabtu (21/5/2022). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

Menurutnya, pihaknya selalu melakukan monitoring evaluasi (monev) baik internal maupun eksternal.

"Saya tekankan di sini tidak ada mafia impor. Semua di sini kita institusi. Jadi enggak ada itu mafia impor ya. Siapa yang menyampaikan itu isu aja," tutur Finari.

Ia membeberkan bahwa di Bandara Soekarnk-Hatta tidak hanya PT SKK saja yang merupakan PJT.

Menurutnya, ada puluhan PJT di Bandara Soekarno-Hatta yang beroperasi.

"Jadi itu bukan hanya SKK, banyak perusahaan jasa titipan. Ada 46 kurang lebih termasuk SKK," tutur Finari.

Pihaknya melakukan monitoring evaluasi secara terstruktur.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved