Kepadatan Sangat Tinggi, Alasan Dishub DKI Perluas Ganjil Genap Jadi 25 Ruas Jalan

Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengungkapkan alasan pelaksanaan ganjil genap (gage) di 25 ruas jalan.

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Pemberlakuan gage di Jalan Taman Mini 1 akses masuk Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (17/9/2021). Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengungkapkan alasan pelaksanaan ganjil genap (gage) di 25 ruas jalan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengungkapkan alasan pelaksanaan ganjil genap (gage) di 25 ruas jalan.

Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan hal ini lantaran adanya peningkatan volume kendaraan saat gage hanya diberlakukan di 13 ruas jalan.

"Jadi dari sisi unjuk kerja lalin terjadi kepadatan sangat tinggi terhadap beberapa ruas jalan yang sebelumnya diterapkan gage. Tentu begitu di beberapa ruas jalan yang saat ini tidak diterapkan gage terjadi peningkatan volume, itu menimbulkan beberapa ruas jalan alternatif di pusat kota menjadi padat," jelasnya saat dihubungi, Rabu (25/5/2022).

Sehingga penerapan gage dikembalikan di 25 ruas jalan sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 88 Tahun 2019.

Di mana dalam aturan tersebut berisi tentang perubahan atas Pergub 155 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Mekanisme Ganjil Genap

Baca juga: Jelang Ganjil-Genap di 25 Ruas Jalan, Dishub DKI Mulai Sosialiasi Hari Ini

"Jadi dengan diterapkan 25 ruas jalan maka kinerja lalin pada ruas jalan sibuk itu akan kembali turun, kita harapkan produktivitas masyarakat kembali naik," ucapnya.

Pekan Depan Ganjil Genap Diperluas di 25 Ruas Jalan

Kebijakan pembatasan kendaraan melalui mekanisme ganjil genap akan diperluas menjadi 25 ruas jalan mulai pekan depan.

Sebagai informasi, kebijakan ganjil genap saat ini hanya diterapkan di 13 ruas jalan ibu kota.

Penerapan ganjil genap di kawasan wisata Taman Margasatwa Ragunan, Pasar Minggu, Ragunan, Jakarta Selatan, Minggu (24/10/2021).
Penerapan ganjil genap di kawasan wisata Taman Margasatwa Ragunan, Pasar Minggu, Ragunan, Jakarta Selatan, Minggu (24/10/2021). (Wartakotalive.com)

"Kalau ganjil genap saat ini memang masih di 13 ruas jalan, tapi sedang dievaluasi ditingkatkan ke 25 ruas jalan," ucapnya, Selasa (24/5/2022).

Pelaksanaan ganjil genap di 25 ruas jalan ini sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 88 Tahun 2019.

Adapun aturan itu berisi tentang perubahan atas Pergub 155 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Mekanisme Ganjil Genap.

Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini menerangkan, perluasan ganjil genap diterapkan lantaran volume kendaraan yang melintas sudah semakin meningkat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved