8 Warga Cipete Selatan Terpapar Virus Tak Biasa, Puluhan Tikus Diambil Sampel Darah dan Swab

Nantinya, sampel tersebut bakal diuji di laboratorium untuk mengetahui apakah sakit yang dialami warga berasal dari virus, bakteri, atau parasit.

TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Petugas dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengambil sampel dari puluhan tikus di Jalan Melati 1 RT 08 dan RT 10/RW 02 Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, CILANDAK - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengambil sampel dari puluhan tikus di Jalan Melati 1 RT 08 dan RT 10/RW 02 Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan.

Pengambilan sampel itu dilakukan setelah 8 warga di kawasan tersebut terpapar virus yang diduga berasal dari tikus.

Pengambilan sampel itu dilakukan dengan metode swab dari mulut dan anus tikus, serta pengambilan darah dan ginjal.

Nantinya, sampel tersebut bakal diuji di laboratorium untuk mengetahui apakah sakit yang dialami warga berasal dari virus, bakteri, atau parasit.

Ketua RT 08/RW 02 Cipete Selatan, Sofyan, mengatakan setidaknya ada 8 orang yang sakit karena diduga terpapar virus tersebut.

Gejala yang dialami warga antara lain demam tinggi dan terdapat bercak merah di tangan dan kaki.

Baca juga: 8 Warga Cipete Selatan Terpapar Virus Tak Biasa, Puluhan Tikus Diambil Sampel Darah dan Swab

"Awalnya demam, terus timbul bercak-bercak merah kayak tampak," kata Sofyan saat dikonfirmasi, Rabu (1/6/2022).

Petugas dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengambil sampel dari puluhan tikus di Jalan Melati 1 RT 08 dan RT 10/RW 02 Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan.
Petugas dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengambil sampel dari puluhan tikus di Jalan Melati 1 RT 08 dan RT 10/RW 02 Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan. (TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim)

Selain itu, jelas Sofyan, warga yang terpapar virus juga merasakan ngilu pada tulangnya.

"Sudah ada yang berobat ke puskesmas, ada juga yang ke klinik dan rumah sakit biasa," ujar dia.

Baca juga: Benarkah Cacar Monyet Hanya Serang Pria Gay? Simak Penjelasan WHO serta Cara Pencegahannya

Sofyan mengungkapkan, tenaga kesehatan dari Sudinkes Jakarta Selatan melakukan peninjauan ke rumah-rumah warga yang terpapar virus.

Nantinya, pihak Sudinkes Jakarta Selatan bakal menelusuri penyebab sakit yang dialami sejumlah warga tersebut.

 
 
 
 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved