Cerita Kriminal

Cerita Korban Selamat Penyiraman Air Keras: Nekat Nyebur ke Kolam untuk Padamkan Luka Bakar

Peristiwa itu terjadi di Lorong Banten, Kelurahan Kemas Rindo, Kertapati Palembang, Sumatera Selatan pada Kamis (3/6/2022) malam.

Editor: Elga H Putra
TRIBUN SUMSEL/RACHMAD KURNIAWAN
Meni (54) korban penyiraman air keras di Kertapati Palembang mengalami luka serius di wajah. Satu keluarga korban penyiraman air keras ditemui di rumahnya, Kamis (3/6/2022) malam. 

TRIBUNJAKARTA.COM, PALEMBANG - Tujuh orang menjadi korban penyiraman air keras.

Peristiwa itu terjadi di Lorong Banten, Kelurahan Kemas Rindo, Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan pada Kamis (3/6/2022) malam.

Satu dari tujuh korban yang mengalami luka bakar yakni Meni (54).

Meski nyawanya selamat, dia mengalami luka bakar yang cukup serius.

Sampai saat ini luka bakar air keras masih jelas di wajah hingga perutnya.

Baca juga: Cemburu Buat Suami Siram Air Keras ke Istri & Anak Saat Naik Motor, Korban: Wajah Saya Cacat

Matanya pun masih kurang jelas untuk melihat.

Dijumpai di kediaman bersama anggota keluarga lainnya, kondisi Meni memprihatinkan.

Luka bakar menutupi seluruh wajahnya sampai ke leher, dada, dan perut.

Meni (54) korban penyiraman air keras di Kertapati Palembang mengalami luka serius di wajah. Satu keluarga korban penyiraman air keras ditemui di rumahnya, Kamis (3/6/2022) malam.
Meni (54) korban penyiraman air keras di Kertapati Palembang mengalami luka serius di wajah. Satu keluarga korban penyiraman air keras ditemui di rumahnya, Kamis (3/6/2022) malam. (TRIBUN SUMSEL/RACHMAD KURNIAWAN)

"Sekarang memang bisa melek tapi pengelihatan masih agak buram.

Berobat sendiri di rumah karena tidak sanggup bayar rumah sakit.

Waktu kejadian berobat ke RSUD Bari biayanya Rp 1 juta lebih," kata Meni, Senin (6/6/2022).

Untuk menjalani aktivitas sehari-hari ia pun masih kesulitan seperti untuk makan dan minum dibantu oleh anak perempuannya.

Selain itu, pengobatan untuk menyembuhkan luka dibantu oleh adik-adiknya.

Meni mengaku masih mengalami trauma pasca kejadian tersebut, ia kerap mengeluhkan perih dan panas ketika tengah malam.

Baca juga: Penjaga Rumah Ungkap Kejanggalan Sebelum Private Party Terbongkar: Panitia Kayak Tergesa-gesa Gitu

Halaman
12
Sumber: Tribun Sumsel
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved