Cerita Kriminal

Cerita Korban Selamat Penyiraman Air Keras: Nekat Nyebur ke Kolam untuk Padamkan Luka Bakar

Peristiwa itu terjadi di Lorong Banten, Kelurahan Kemas Rindo, Kertapati Palembang, Sumatera Selatan pada Kamis (3/6/2022) malam.

Editor: Elga H Putra
TRIBUN SUMSEL/RACHMAD KURNIAWAN
Meni (54) korban penyiraman air keras di Kertapati Palembang mengalami luka serius di wajah. Satu keluarga korban penyiraman air keras ditemui di rumahnya, Kamis (3/6/2022) malam. 

"Jam 3 dinihari tadi terbangun karena perih rasanya.

Kalau ingat kejadian itu ngeri sekali.

Karena ibu tidak bisa melihat usai disiram air keras," kata dia.

Meni menceritakan waktu kejadian penyiraman air keras itu, ia baru selesai melaksanakan salat Isya di lantai atas rumahnya.

Ilustrasi air keras.
Ilustrasi air keras. (Kompas.com/Shutterstock)

Lalu mendengar keributan dari luar rumah.

Adiknya yakni Astari memintanya jangan turun dari kamar dulu karena ada keributan.

Sekelompok orang itu mengejar seorang warga lain yang tiba-tiba masuk ke dalam rumahnya.

"Lalu berselang beberapa menit saya turun lihat ada si Riski warga RT lain, masuk ke dalam rumah kami.

Kami teriaki jangan masuk sini.

Saya balik badan kemudian ada rombongan pelaku itu satu orang masuk dilemparnya air keras ke dalam rumah kena wajah saya," tuturnya.

Baca juga: Meski Kalah dari Sabah FC, Ada Satu Pemain Persija Bikin Tertarik Klub Malaysia

Seketika ia tak bisa melihat dan berusaha mencari air untuk menyiramkan luka bakar di wajahnya.

"Saya merayap dek cari kolam di belakang rumah, posisi tidak bisa melihat.

Untunglah ketemu kolam saya ceburkan diri ke dalam kolam itu," katanya.

Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul Mata Bisa Melek Tapi Masih Buram, Korban Penyiraman Air Keras di Kertapati Luka Serius di Wajah

Sumber: Tribun Sumsel
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved