Cerita Kriminal

Hasil Curian Dijual ke Penadah Langganan, Berikut Pengakuan Maling Spion Mobil Biasa Aksi di Jakbar

Spion hasil potekan kemudian dijual ke seorang penadah yang biasa menerima barang curian. Biasanya, mereka menjual ke tukang loak.

Kolase TribunJakarta
Petugas menggiring AL (35), tersangka pencurian spion di Polsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (7/6/2022). AL bersama rekannya, Anggi, yang masih buron diduga terlibat pencurian spion mobil di tepi Jalan Surya Permata, Kedoya Selatan, Jakarta Barat, Jumat (22/5/2022) dini hari. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBON JERUK - Pantas AL dan temannya, Anggi sering maling spion warga yang terparkir di pinggir jalan di wilayah Jakarta Barat.

Hal itu tidak lain karena keuntungan didapatnya dari penjualan spion hasil curiannya yang mencapai ratusan ribu rupiah.

Keduanya mengambil risiko tertangkap dan diamuk massa hingga dipenjarakan karena aksi tersebut dilakukan demi uang.

"Mereka menjual spion mobil rata-rata Rp 600 ribu sepasang," kata Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Slamet Riyadi pada Senin (6/6/2022).

Spion hasil potekan kemudian dijual ke seorang penadah yang biasa menerima barang curian. Biasanya, mereka menjual ke tukang loak.

"Mereka menjualnya ke tempat asesori bekas. Dijual loakan lah," tambahnya.

Baca juga: Pria Ini Ditangkap Satpam Lagi Potek Spion di Kedoya, Polisi: Paling Sering Mobil Toyota

Dari pemeriksaan polisi, AL sudah dua kali mencuri spion di kawasan Tomangt, dan dua kali di kawasan Kebon Jeruk.

Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Slamet Riyadi sedang rilis kasus tersebut di Polsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Senin (6/6/2022).
Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Slamet Riyadi sedang rilis kasus tersebut di Polsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Senin (6/6/2022). (Tribunjakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas)

Paling sering dicuri adalah spion dari mobil Toyota.

"Jadi mereka ini mengincar spion semua jenis mobil. Tapi yang lebih sering dicari merek Toyota. Yang mudah dijual," jelas Slamet.

Mereka belajar aksi potek spion ini dari kejadian-kejadian serupa sebelumnya.

"Mereka kan mobile, tidak hanya tergantung di satu tempat. Ketika dapat sasaran mereka beraksi," tambahnya.

Baca juga: Penasaran Bau Terasi dari Kardus, Ibu Kos Sampai Lemas dan Keringat Dingin Lihat Isinya

Akibat perbuatannya, AL dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara.

Aksi terakhir dihentikan satpam

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved