Breaking News:

Ribuan Warga Terdiagnosa Penyakit Akibat Rokok, Kepulauan Seribu Terus Kampanyekan #PantaiTanpaRokok

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu terus mengampanyekan #PantaiTanpaRokok.

Dok. Pemkab Kepulauan Seribu
Plang Kawasan Dilarang Merokok di Pulau Tidung, Kabupaten Kepulauan Seribu. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino


TRIBUNJAKARTA.COM, KEPULAUAN SERIBU - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu terus mengampanyekan #PantaiTanpaRokok.


Kampanye ini digencarkan seiring keberadaan ribuan warga Kepulauan Seribu yang terdiagnosa mengalami penyakit akibat rokok.


Kepala Suku Dinas Kesehatan Kepulauan Seribu Herwin Meifendi mengatakan, berdasarkan data lebih dari 2.700 warga di wilayah ini terdiagnosa mengalami penyakit akibat rokok.


"Seperti penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), hipertensi, dan jantung koroner," ungkap Herwin, Rabu (8/6/2022).


Bekerjasama dengan Smoke-Free Jakarta (SFJ) dan Greenpeace, kampanye #PantaiTanpaRokok sekaligus memperingati HUT ke-495 Jakarta, Hari Tanpa Tembakau Sedunia, dan Hari Laut Sedunia.

Baca juga: Kenalkan Konsep Digital Nomad, Anies Ajak Masyarakat Work From Anywhere dari Kepulauan Seribu


Kegiatan yang merangkap bersih-bersih pantai ini menghasilkan kenyataan bahwa sampah rokok masih banyak mengotori kawasan pesisir.


Herwin pun berharap kampanye #PantaiTanpaRokok ini dapat menjadi gerbang untuk menurunkan jumlah penderita penyakit akibat rokok di Kepulauan Seribu.


"Seperti diketahui rokok memberi dampak buruk bagi kesehatan manusia. Berdasarkan data WHO, lebih dari 70 juta penduduk Indonesia merupakan perokok aktif," ucap Herwin.


"Belum lagi, tiap tahunnya 225.720 jiwa meninggal akibat rokok. Kepulauan Seribu sendiri, lebih dari 3.000 penduduk tercatat sebagai perokok," katanya.


Bupati Kepulauan Seribu Junaedi yang memimpin acara tersebut mengatakan, kegiatan ini sekaligus menjalankan Pergub Kawasan Dilarang Merokok (KDM).


Ia menilai, kampanye ini adalah langkah besar pemerintah dan warga berkomitmen menjadikan kawasan pantai menjadi lebih nyaman, bersih, dan sehat.


"Kampanye ini juga merupakan wujud nyata dalam upaya membuat wisata pantai Kepulauan Seribu seperti Pulau Tidung menjadi lebih nyaman," kata Junaedi.


"Wisatawan yang berekreasi di pantai-pantai, apalagi yang membawa keluarga dan anak, tidak perlu khawatir terganggu kenyamanannya dari paparan asap rokok," sambung Bupati.

 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved