Pemprov Tutup Tebet Eco Park usai Muncul Masalah PKL dan Parkir Liar, Dinas Pertamanan Jelaskan Ini

Sebelum ditutup sementara, warga sempat mengeluhkan munculnya pedagang kaki lima (PKL) dan parkir liar di sekitar Taman Tebet Eco Park.

Instagram @tamanhutandki
Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pertamanan dan Huta Kota DKI Jakarta menutup sementara Tebet Eco Park, Jakarta Selatan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pertamanan dan Huta Kota DKI Jakarta menutup sementara Tebet Eco Park, Jakarta Selatan.

Taman yang baru direvitalisasi dan diresmikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 23 April 2022 ini ditutup sementara hingga akhir Juni 2022.

Hal ini diketahui dari postingan Instagram @tamanhutandki yang turut direpost oleh akun Instagram Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Terima kasih Teman untuk antusiasme selama dua bulan ini. Untuk kenyamanan bersama, Tebet Eco Park akan ditutup hingga akhir Juni," bunyi caption tersebut yang dikutip TribunJakarta.com, Rabu (15/6/2022).

Adapun keterangan lebih lanjut penutupan ini lantaran adanya pemeliharaan taman dan perbaikan fasilitas hingga akhir Juni 2022 mendatang.

Baca juga: Tebet Eco Park Semrawut Diserbu PKL dan Parkir Liar, Anies Baswedan Langsung Panggil Anak Buahnya

"Eits, tapi jangan berkecil hati. Kami akan kembali. Nantikan pada pemberitahuan selanjutnya ya, sampai jumpa!," lanjutnya.

Tebet Eco Park ditutup sementara dilakukan Pemprov DKI Jakarta bersamaan munculnya masalah Pedagang Kaki Lima (PKL) dan parkir liar di sekitar taman dengan ikon Jembatan Infinity tersebut.

Tebet Eco Park ramai pengunjung pada Sabtu (30/4/2022) pagi. (1)
Tebet Eco Park ramai pengunjung pada Sabtu (30/4/2022) pagi. (1) (Pebby Ade Liana/TribunJakarta.com)

Pihak dinas terkait mulai menertibkan kedua masalah tersebut.  

Bahkan, Anies memanggil anak buahnya atas adanya masalah PKL di Tebet Eco Park dan parkir liar di Tebet Eco Park ini.

Pemprov Tertibakan PKL dan Parkir Liar

Sebelum ditutup sementara, warga sempat mengeluhkan munculnya pedagang kaki lima (PKL) dan parkir liar di sekitar Taman Tebet Eco Park .

Alhasil, dinas terkait melakukan penertiban, seperti dilakukan Dinas Perhubungan DKI Jakarta pada parkir liar di lokasi itu pada Minggu lalu.

Baca juga: Sudah Dilarang, Belasan PKL Masih Mambandel Jualan di Tebet Eco Park

Dishub DKI Jakarta pun memperingatkan adanya tiga sanksi bagi pengendara yang nekat melakukan parkir liar di kawasan Tebet Eco Park.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved