Wali Kota Depok Digugat DPRD

Bamus Interpelasi KDS Tak Kunjung Dijadwalkan, PAN Pantang Masuk Angin: Akan Tetap Mengajukan

Polemik program Kartu Depok Sejahtera (KDS) antara DPRD Kota Depok dan Pemerintah Kota Depok masih terus berlanjut.

Youtube Pemkot Depok
Penampakan KDS yang jadi biang mosi tidak percaya 38 anggota DPRD Depok secara sepintas tampilannya memang mirip dengan tone warna dari logo PKS yakni ada perpaduan warna putih dan oranye. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Polemik program Kartu Depok Sejahtera (KDS) antara DPRD Kota Depok dan Pemerintah Kota Depok masih terus berlanjut dan belum menemui titik terang hingga saat ini.

Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Depok, Igun Sumarno, mengatakan, sebanyak 33 anggota DPRD Kota Depok telah meminta agar persoalan KDS dibahas dalam bamus (badan musyawarah).

"Keluarlah jadwal yang sudah disepakati melalui badan musyawarah DPRD Kota Depok, pas saya lihat sampai akhir Juni ternyata jadwal untuk melakukan Bamus tentang interpelasi ternyata tidak ada jadwal itu," kata Igun dikonfirmasi wartawan, Minggu (19/6/2022).

Ia pun mempertanyakan hal tersebut kepada Ketua DPRD Kota Depok, tentang progress pelayangan surat interpelasi yang sudah ditandatangani 33 anggota.

"Saya bertanya kepada Ketua DPRD bahwa hak interpelasi yang sudah kami layangkan ini dan sudah di tandatangani oleh 33 anggota sekarang sudah sampai dimana barang ini," ujarnya.

Baca juga: Wawalkot Depok Minta Warga Lapor Bila Ada Penerima Bantuan KDS yang Tak Tepat Sasaran

"Dan saya minta tolong interpelasi ini segera dijadwalkan di bamus, sampaikan saja kepada anggota bahwa kita akan menjadwalkan membamuskan tentang hak interpelasi katakanlah pada bulan ini," timpalnya.

Bahkan, Igun mengatakan Fraksi PAN akan tetap maju bilamana ada fraksi lainnya yang urung mengajukan hak interpelasi.

Baginya, PAN pantang "masuk angin" dan mundur dari perjuangan terhadap penegakan kebijakan yang berpihak kepada masayrakat.

"Jika memang yang lain tidak ikut atau mengundurkan diri, saya akan bergeser kepada Fraksi PAN walaupun sendiri, saya akan tetap mengajukan interpelasi, walaupun PAN cuma empat kursi," pungkasnya.

Awal Mula Interpelasi

Hadir dalam program TribunTalks, Anggota DPRD Kota Depok Komisi D, Babai Suhaimi, menjelaskan duduk perkara polemik KDS berujung interpelasi.

Ia mengaku, apa yang dilakukan oleh pihaknya semata-mata demi kebaikan masyarakat bersama.

"Baik sebetulnya apa yang kami lakukan ini adalah untuk kebaikan masyrakat, bukan untuk menghambat atau meniadakan program Kartu Depok Sejahtera ini," jelas Babai dalam program TribunTalks, Jumat (20/5/2022).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved