Viral di Media Sosial

Viral Video Perwira TNI Keturunan Nabi Sarankan Pendakwah Tak Egois: Utamakan Persatuan

Viral video perwira TNI yang memiliki dzurriyah atau keturunan nabi dimintai sarannya untuk para pendakwah.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Youtube Aventador 007
Mayor Infanteri Sayyid Ahmad Assegaf, dzurriyah rosul yang jadi perwira TNI dimintai sarannya untuk para pendakwah di Indonesia. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Viral video perwira TNI yang memiliki dzurriyah atau keturunan nabi dimintai sarannya untuk para pendakwah.

Perwira TNI yang masih memiliki garis keturunan dari nabi ini ialah Mayor Infanteri Sayyid Ahmad Assegaf.

Video Mayor Sayyid Ahmad Assegaf saat dimintai pendapatnya oleh seseorang pria yang nampaknya juga pendakwah viral di media sosial.

Dalam video yang dilihat TribunJakarta.com, Mayor Sayyid Ahmad Assegaf dimintai nasihat dan sarannya kepada para pendakwah untuk kerukunan umat.

Meski masih memiliki darah keturunan langsung dari nabi, Mayor Sayyid Ahmad Assegaf tak terkesan menggurui.

Baca juga: Ajukan Banding, Kolonel Priyanto Belum Dipecat Dinas dari TNI

Hal itu diakui langsung oleh pria yang mewawancarainya.

"Sebetulnya untuk menasihati bukan kapasitas kami. Mungkin kami yang perlu dinasihati dengan ilmu-ilmu agama yang baik," ujar Mayor Sayyid Ahmad Assegaf.

"Masya allah tawadhu sekali," timpal sang penanya.

Mayor Infanteri Sayyid Ahmad Assegaf, dzurriyah rosul yang jadi perwira TNI.
Mayor Infanteri Sayyid Ahmad Assegaf, dzurriyah rosul yang jadi perwira TNI. (Youtube Aventador 007)

Karena itu, Mayor Sayyid Ahmad Assegaf hanya bersedia memberikan saran dan nasihatnya kepada para pendakwah tanpa bermaksud menggurui.

Mayor Sayyid Ahmad Assegaf meminta kepada para pendakwah untuk berpegang kepada Hadits Riwayat Bukhari.

"Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir lebih baik bicara yang baik atau diam," kata Mayor Sayyid Ahmad Assegaf dalam video yang dilihat TribunJakarta.com dari akun Youtube Aventador 007, Senin (20/6/2022).

Mayor Sayyid Ahmad Assegaf memahami bahwa bunyi hadist tersebut sangat luas pengertian dan maknanya.

Untuk itu, dia berpesan kepada para pendakwah untuk tak berbicara akan sesuatu yang bisa mengandung ujaran kebencian dan hal yang dapat menimbulkan kegaduhan.

"Karena manakala pendakwah mengucapkan hal yang negatif maka otomatis umatnya akan melakukan hal yang negatif juga," ujar Mayor Sayyid Ahmad Assegaf.

Baca juga: Turun dari Pesawat, Gaya Bersahaja Panglima TNI Andika Perkasa Banjir Pujian dari Warganet

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved