Viral di Media Sosial

Detik-detik Pria di Tambun Tewas Dikeroyok Depan Kantor RW

Video detik-detik seorang pria dikeroyok viral di media sosial (medsos), peristiwa terjadi di depan Kantor RW 10, Desa Mangun Jaya.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Yusuf Bachtiar/TribunJakarta.com
Tempat kejadian pria dikeroyok di depan kantor RW 10 Mangun Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBUN SELATAN - Video detik-detik seorang pria dikeroyok viral di media sosial (medsos), peristiwa terjadi di depan Kantor RW 10, Desa Mangun Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu (22/6/2022).

Dalam video yang beredar, korban terlihat berlari ke dalam perumahan. Di belakangnya terdapat sekelompok pria yang mengejar.

Tepat di depan kantor Sekretariat RW 10, pelaku memukul bagian kepala korban hingga terkapar.

Pada saat bersamaan, pria lain datang dan langsung mengeroyok korban tanpa ampun.

Melihat korban tidak berdaya, kelompok pelaku yang berjumlah tiga orang pergi meninggalkan lokasi.

Baca juga: Dituduh Beli Narkoba, Seorang Pria Diduga Dikeroyok Sekuriti Kafe di Senopati

AM Salim ketua RW 10 mengatakan, peristiwa pengeroyokan terjadi malam hari sekira pukul 23.00 WIB saat kondisi lingkungan sepi.

"Keributan dari depan masuk ke dalam terjadilah pukulan di bawah tiang lampu depan kantor RW," kata Salim.

Korban lanjut Salim, ditemukan warga dalam keadaan meninggal dunia dengan bersimbah darah.

"Bukan warga RW10, korban ngontrak di Kintamani ngontrak di Kali Baru," ujarnya.

Sampai saat ini, proses penyelidikan masih berlangsung, penyidik dari Polsek Tambun dan Polres Metro Bekasi masih bekerja mencari saksi-saksi dan bukti di TKP.

TKP pria dikeroyok di depan kantor RW 10 Mangun Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
TKP pria dikeroyok di depan kantor RW 10 Mangun Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. (Yusuf Bachtiar/TribunJakarta.com)

Pantauan di TKP, akses jalan tepat di depan kantor RW 10 ditutup sementara. Pihak berwenang memasang palang dari bangku dan menutup portal.

Di titik ditemukan korban, terdapat sisa bekas darah. Pengurus lingkungan dan kepolisian menutupnya dengan menggunakan pasir.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved