Puluhan Eks Pelaku Tawuran di Cipinang Melayu Ikuti Turnamen Bulu Tangkis Gelaran Polsek Makasar

Polsek Makasar, Jakarta Timur mengadakan turnamen bulu tangkis yang diikuti puluhan eks pelaku tawuran di wilayah RW 03, Kelurahan Cipinang Melayu.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Turnamen bulu tangkis yang diikuti puluhan eks pelaku tawuran di wilayah RW 03 Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Minggu (26/6/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Polsek Makasar, Jakarta Timur mengadakan turnamen bulu tangkis yang diikuti puluhan eks pelaku tawuran di wilayah RW 03, Kelurahan Cipinang Melayu.

Kapolsek Makasar Kompol Zaini Abdillah Zainuri mengatakan turnamen digelar dalam rangka pembinaan dan mencegah tawuran sekaligus memperingati HUT ke-76 Bhayangkara.

Bertempat di lapangan bulu tangkis Jalan Haji Sulaeman, RW 03, Kelurahan Cipinang Melayu para pelaku tawuran yang sebelumnya saling lempar batu kini adu berlaga dengan raket dan kok.

"Peserta beberapa sebelumnya sudah kita periksa di Polsek. Mereka sempat kita kenakan wajib lapor dan sekarang kita bina," kata Zaini di Makasar, Jakarta Timur, Minggu (26/6/2022).

Sebelum bertanding mereka sebelumnya dibina melakukan latihan bulu tangkis oleh jajaran Polsek Makasar, pengurus lingkungan, dan Perkumpulan Bulu Tangkis (PB) Tunas Permata.

Baca juga: Greysia Polii Pensiun dari Bulutangkis, Bongkar Cerita 19 Tahun Perjalanan Karier di Pelatnas

Pembinaan lewat turnamen bulu tangkis dilakukan guna menyalurkan semangat para remaja dari usia SD hingga perguruan tinggi di wilayah RW 03 agar berhenti melakukan tawuran.

"Jadi kegiatan preventif. Untuk turnamen sendiri ada 64 orang. Untuk hadiah ada kategori satu, dua, tiga untuk regu. Kemudian juara satu, dua, tiga untuk perorangan," ujarnya.

Kapolsek Makasar Kompol Zaini Abdillah Zainuri saat memberi keterangan terkait turnamen bulu tangkis yang diikuti eks pelaku tawuran, Makasar, Jakarta Timur, Minggu (26/6/2022).
Kapolsek Makasar Kompol Zaini Abdillah Zainuri saat memberi keterangan terkait turnamen bulu tangkis yang diikuti eks pelaku tawuran, Makasar, Jakarta Timur, Minggu (26/6/2022). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Zaini menuturkan pemilihan Kelurahan Cipinang Melayu untuk turnamen bulu tangkis juga karena di wilayah Kecamatan Makasar wilayah ini merupakan lokasi rawan tawuran.

Hasil pembinaan yang dilakukan jajaran Polsek Makasar terbukti efektif untuk menekan kasus tawuran kelompok remaja, terlebih pada masa liburan sekolah seperti sekarang.

"Kenapa Cipinang Melayu karena wilayah perbatasan dengan wilayah Bekasi. Sehingga kalau tiba-tiba mereka (kelompok musuh) lewat mengajak ya pasti jadi," tuturnya.

Kanit Reskrim Polsek Makasar Iptu Mochamad Zen yang ditunjuk sebagai koordinator pembina wilayah Cipinang Melayu menuturkan pelatihan pembinaan berlangsung lebih dari satu bulan.

Turnamen bulu tangkis yang diikuti puluhan eks pelaku tawuran di wilayah RW 03 Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Minggu (26/6/2022).
Turnamen bulu tangkis yang diikuti puluhan eks pelaku tawuran di wilayah RW 03 Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Minggu (26/6/2022). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Dengan menyediakan seluruh perlengkapan bulu tangkis, seluruh eks pelaku tawuran di wilayah Cipinang Melayu digembleng melakukan latihan rutin oleh PB Tunas Permata.

"Hasilnya sekarang Cipinang Melayu zero tawuran. Kegiatan disambut baik para orangtua. Karena para orangtua menitipkan anak-anak mereka kepada kita untuk dibina," kata Zen.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved