Kontroversi Holywings

Datangi Rumah Ketua MUI, Hotman Paris Santun: Saya Atas Nama Holywings Memohon Maaf ke Umat Islam

Pengacara kondang Hotman Paris selaku pemegang saham Holywings mendatangi rumah Ketu MUI Cholil Nafis.

Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Yogi Jakarta
kolase Instagram
Pengacara kondang Hotman Paris selaku pemegang saham Holywings mendatangi rumah Ketu MUI Cholil Nafis. 

"Ancaman hukumannya paling lama 10 tahun penjara," tutur Kapolres.

Sebelumnya, Holywings Indonesia memposting promo minuman alkohol untuk orang bernama Muhammad dan Maria.

Namun beberapa jam kemudian postingan promo itu hilang dari Instagram resmi Holywings.

Suasana di Holywings Dragon PIK, Penjaringan, Jakarta Utara, jelang sweeping GP Ansor, Jumat (24/6/2022) petang.
Suasana di Holywings Dragon PIK, Penjaringan, Jakarta Utara, jelang sweeping GP Ansor, Jumat (24/6/2022) petang. (TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO)

Meski sudah dihapus, postingan yang dianggap mengandung unsur SARA itu sudah ditangkap layar oleh beberapa netizen hingga akhirnya viral di media sosial.

Dalam postingan yang dibuat Holywings itu, dituliskan nama Muhammad dan Maria di depan botol minuman beralkohol.

Usai promo minuman alkohol untuk yang bernama Muhammad dan Maria itu viral, manajemen Holywings Indonesia akhirnya buka suara.

Melalui akun Instagram resminya di @holywingsindonesia, manajemen Holywings Group menyatakan permintaan maaf terbuka.

Dalam kasus ini, manajemen menyebut promosi bernada SARA itu dilakukan tanpa sepengetahuan mereka.

"Terkait dengan viralnya unggahan kami (Holywings Indonesia) yang menyangkut penggunaan nama "Muhammad & Maria", kami segenap tim manajemen Holywings Indonesia meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia yang terganggu akibat kelalaian dari tim promosi kami," tulis akun tersebut.

Holywings Indonesia mengaku tidak ada maksud apapun terkait dengan promosi tersebut.

Untuk itu, Holywings Indonesia akan memperbaiki manajemennya kedepannya agar lebih baik lagi.

"Tidak sampai maksud hati kami untuk mengaitkan agama ke dalam bagian dari promosi kami. Sekali lagi, kami dari manajemen Holywings Indonesia meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia terkait hal tersebut," jelasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved