Polemik Pergantian Nama Jalan di Jakarta

Nama Jalan Rumah Anies Baswedan Tak Ikut Diganti, Politisi PSI: Dia Gamau Ribet, Cuma Bikin Ribet

Nama jalan rumah Anies Baswedan tak ikut diganti, pegiat media sosial yang juga politisi PSI Guntur Romli menyebut Gubernur DKI Jakarta itu ogah ribet

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Kolase Tribun Jakarta
Nama jalan rumah Anies Baswedan tak ikut diganti, pegiat media sosial yang juga politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli menyebut Gubernur DKI Jakarta itu tak mau ribet. 

TRIBUNJAKARTA.C0M - Nama jalan rumah Anies Baswedan tak ikut diganti, pegiat media sosial yang juga politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli menyebut Gubernur DKI Jakarta itu tak mau ribet.

Pergantian 22 nama jalan di Jakarta menjadi nama tokoh Betawi menuai polemik.

Dalam salah satu cuitannya, Guntur Romli menanggapi salah satu cuitan soal ribetnya warga mengurus administrasi gara-gara pergantian nama.

Dalam cuitan itu terlihat bagan dari banyaknya data administrasi yang harus diganti warga hanya karena pergantian nama jalan.

Diantaranya, warga harus mengganti identitas KTP, KK, BPKB, surat rumah dan tanah, paspor.

Baca juga: Tidak Dikenakan Biaya, Ini Prosedur Ganti KTP dan KK Bagi Warga DKI yang Tinggal di Ruas Jalan Baru

Kemudian harus juga mengganti buku tabungan, alamat kartu kredit, NPWP, alamat BPJS Kesehatan serta mengganti semua alamat di market place dan berbagai dokumen administrasi lainnya.

Melihat keruwetan yang harus dihadapi warga imbas pergantian nama jalan, Guntur Romli menyebut saat ini lebih membutuhkan mengganti gubernur.

"Waduh banyak banget dokumen2 yg harus diganti akibat ganti nama jalan.

Pergantian 22 nama jalan yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendapat kritik keras dari pegiat media sosial Guntur Romli.
Nama jalan rumah Anies Baswedan tak ikut diganti, pegiat media sosial yang juga politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli menyebut Gubernur DKI Jakarta itu tak mau ribet. (Kolase Tribun Jakarta)

Rugi waktu dan rugi biaya.

Apalagi yg hrus buru2 & terpaksa pake calo.

Makanya Jakarta lebih butuh ganti gubernur bukan ganti nama jalan," cuit Guntur Romli, Minggu (26/6/2022).

Dia pun meminta warga untuk mengganti Pergub yang baru saja disahkan Anies ketimbang harus ribet gegara pergantian nama jalan.

"Buat warga-warga di 22 jalan yg tidak mau ribet, drpd ribet ngurus & ganti banyak dokumen, lebih baik ganti saja Pergub & Gubnya. Itu sumber keribetan.

Pergub itu cuma 1 dokumen, tp bikin ribet & hrus ganti ratusan ribu dokumen.

Baca juga: Tak Setuju Usulan Anies Baswedan, Warga Cikini Ajukan Nama Ini Jadi Nama Jalan: Sosoknya Legend

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved