Polemik Pergantian Nama Jalan di Jakarta

Nama Jalan Rumah Anies Baswedan Tak Ikut Diganti, Politisi PSI: Dia Gamau Ribet, Cuma Bikin Ribet

Nama jalan rumah Anies Baswedan tak ikut diganti, pegiat media sosial yang juga politisi PSI Guntur Romli menyebut Gubernur DKI Jakarta itu ogah ribet

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Kolase Tribun Jakarta
Nama jalan rumah Anies Baswedan tak ikut diganti, pegiat media sosial yang juga politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli menyebut Gubernur DKI Jakarta itu tak mau ribet. 

"Ini Jakarta bukan Batavia.

Jakarta ibu kota Republik Indonesia yg mencerminkan kebhinnekaan, jgn cuma mengangkat satu suku kemudian mengubur suku2 yg lain.

Taksonomi suku itu khas Batavia. Tapi ini Jakarta. Kalau Batavia sih sak karepmu!," sindir Guntur Romli.

Modal untuk nyapres

Karena itu, Guntur Romli menuding cara Anies mengganti nama jalan di Jakarta sebagai upaya sang gubernur memainkan isu SARA untuk modal nyapres di 2024.

"Politisasi isu SARA dari Anies melalui perubahan nama jalan itu modal Anies buat nyapres, sprt halnya di Pilkada DKI 2016-2017, juga pakai politik identitas.

Dan Anies meneguhkan dirinya sendiri sbg Bapak Politik Identitas," beber Guntur Romli.

Kolase foto Guntur Romli dan Anies Baswedan.
Kolase foto Guntur Romli dan Anies Baswedan. Nama jalan rumah Anies Baswedan tak ikut diganti, pegiat media sosial yang juga politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli menyebut Gubernur DKI Jakarta itu tak mau ribet.(istimewa)

Menurut Guntur Romli, ketimbang mengganti nama jalan yang bikin ribet warga, lebih baik Anies mengganti nama Jakarta International Stadium (JIS) dengan nama tokoh Betawi.

"Mpok Nori Stadion atau H Bokir bin Dji'un Stadion keren kan, kalau dia emang peduli sama tokoh Betawi, krn dia ngaku stadion dia yg bangun meski pake utang 80 % dr Pusat. Lah ini dia gak bangun jalan, gak ngurus jalan, cuma ganti2 nama doang," paparnya.

Diketahui, total ada 22 ruas jalan di Jakarta yang namanya diganti oleh Anies Baswedan menjadi nama tokoh asal Betawi.

Selain itu, ada juga lima kampung dan dua gedung yang namanya diganti oleh Anies Baswedan.

Namun rupanya penggantian nama jalan itu menuai polemik.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved