Polemik Pergantian Nama Jalan di Jakarta

Pergantian Nama Jalan di Jakarta, Guntur Romli Sebut Anies Baswedan Mainkan SARA untuk Modal Nyapres

Pergantian nama jalan di Jakarta, pegiat media sosial Guntur Romli menyebut itu adalah cara G Anies Baswedan memainkan isu SARA untuk modal nyapres.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Kolase Tribun Jakarta
Pergantian nama jalan di Jakarta, pegiat media sosial Guntur Romli menyebut itu adalah cara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memainkan isu SARA untuk modal nyapres. 

Menurut Guntur Romli, tudingannya bahwa Anies mau melakukan politisasi SARA dari perubahan nama jalan karena lokasi jalan yang namanya di ubah berada di wilayah permukiman.

"Klau bener Anies peduli pd tokoh Betawi knp yg diubah hanya nama jalan2 kecil yg padat pemukiman sehingga meyusahkan warga2 di sana,

kenapa tdk ubah JIS menjadi MH Thamrin Stadion misalnya. Tampaknya Anies mau politisasi isu SARA lewat perubahan nama jalan," beber Guntur Romli.

Guntur Romli kemudian menyebut beberapa nama jalan yang diambil dari beberapa nama tokoh dari berbagai wilayah di Indonesia.

"Ini Jakarta bukan Batavia.

Jakarta ibu kota Republik Indonesia yg mencerminkan kebhinnekaan, jgn cuma mengangkat satu suku kemudian mengubur suku2 yg lain.

Taksonomi suku itu khas Batavia. Tapi ini Jakarta. Kalau Batavia sih sak karepmu!," sindir Guntur Romli.

Modal untuk nyapres

Karena itu, Guntur Romli menuding cara Anies mengganti nama jalan di Jakarta sebagai upaya sang gubernur memainkan isu SARA untuk modal nyapres di 2024.

"Politisasi isu SARA dari Anies melalui perubahan nama jalan itu modal Anies buat nyapres, sprt halnya di Pilkada DKI 2016-2017, juga pakai politik identitas.

Dan Anies meneguhkan dirinya sendiri sbg Bapak Politik Identitas," beber Guntur Romli.

Baca juga: Wagub Ariza Tegaskan Pemerintah Tidak Pernah Melarang Pemberian Makan Kucing Liar di Jalan

Menurut Guntur Romli, ketimbang mengganti nama jalan yang bikin ribet warga, lebih baik Anies mengganti nama Jakarta International Stadium (JIS) dengan nama tokoh Betawi.

"Mpok Nori Stadion atau H Bokir bin Dji'un Stadion keren kan, kalau dia emang peduli sama tokoh Betawi, krn dia ngaku stadion dia yg bangun meski pake utang 80 % dr Pusat. Lah ini dia gak bangun jalan, gak ngurus jalan, cuma ganti2 nama doang," paparnya.

Anies minta warga tak khawatir

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved